Tip Praktis NLP#76: Joget Sumo “Cara tetap tenaaang saat Gempa! Gempa! Gempa!”

Joget irama gempa

Saat banyak orang panik lari tunggang-langgang keluar ruangan, → continue reading

Tip Praktis NLP #10 : TV Kuno “Teknik Menghapus Pengalaman Buruk Masa Lalu”

Pendahuluan:

1. Artikel ini cuplikan dari buku saya, “Share The Key” halaman 57, terbitan Kanisius, Jogjakarta.
2. Artikel ini pernah di-posting di www.PortalNLP.com sekitar 2 tahun lalu, yakni 9 April 2007.
3. Saya posting ulang, agar mudah dan cepat untuk dibaca, karena adanya kebutuhan pelatihan secara langsung untuk para pendengar di acara Radio Sonora “Terapi Musik” pada hari Minggu, 26 April 2009 jam 22:00-24:00 mendatang.
4. Semua komentar pembaca, saya lampirkan di artikel ini karena artikel yang lama, akan saya hapus. Nama dan nomor artikel ini tetap menggunakan nama artikel terdahulu yakni Tip Praktis NLP#10

Demikian dan terima kasih atas perhatian Anda semua, semoga berhikmah…

Krishnamurti

——————————————————————————-

Bagaimana menghilangkan pengalaman buruk masa lalu yang kadang sering muncul sendiri tanpa diundang?”

→ continue reading

Tip Praktis NLP#64: Be a Baby “Soul Therapy for a Peace”

“Saya melihat almarhum Mama saya berdiri di depan saya dan tersenyuuum lembut…”

Dan, Thomaspun menjadi lebih tenang dan menangis terharu di studio Radio Sonora, Jakarta. Kebencian dan kemarahan dengan Sang Ibu yang sudah terjadi lebih dari 40 tahunpun, lenyaplah sudah…

Semua permasalahan selesai, semua dendampun luntur,  kemarahanpun sirna, hanya saat Thomas kembali menjadi bayi yang kecil, tanpa dosa… merasakan kembali Cinta Tulus, Cinta Suci, Cinta tanpa syarat dari seorang Ibu, seorang Bunda, seorang Mama untuk bayi tercinta, bayi tersayang, bayi tanpa dosa. → continue reading

Tip Praktis NLP#53: Api Lilin “Terapi Trauma Api Cinta…”

“Pagiii pak Krish, thx a lot Terapi Musik TRAUMA CINTA-nya  berhasil. Saya mengikhlaskan cinta yang pernah membelenggu saya selama 14 tahun. Sekarang rasanya PLOOONGG banget…He he andaikan saya dengar Terapi Musik TRAUMA CINTA 14 th yg lalu …hehe. Sukses buat pak Krishna…GBU”

 Demikian SMS dari seorang sahabat Pendengar Sonora yang tinggal di Surabaya, pagi hari jam 9an Rabu, 29 Oktober 2008.

 

Apa yang hebat dari kejadian ini?

Tentu teknik atau metode NLP, bukan? NLP sangat terkenal karena metode-metode yang luar biasa. Fobia yang dulu memerlukan 2-3 bulan untuk disembuhkan, dengan teknik NLP paling hanya 5-10 menit saja. → continue reading

HYPNOSIS#16: Prinsip trauma healing dari pertumbuhan sel

 

Dari jagat ilmu kedokteran diketahui bahwa setiap detik ada sel-sel tubuh yang aus, rusak dan mati, pada saat yang sama ada sel-sel tubuh baru yang perlahan tumbuh, hidup dan berkembang. Anggaplah informasi ini 100% benar, maka secara ketubuhan, kita sebenarnya secara fisik hadir selalu baru.

Bila demikian halnya, menjadi pertanyaan yang mengganggu, mengapa peristiwa-peristiwa yang dialami seseorang dan memberikan efek kepada fisik, tetaplah ada sekalipun sang fisik (seluruh sel yang hidup saat peristiwa tersebut terjadi) bisa jadi sebenarnya sudah mati dan berganti dengan fisik baru. Dengan demikian, lahirlah pertanyaan baru apakah fisik yang memicu ingatan atau sebaliknya ingatan yang memacu fisik.

Bila fisik memicu ingatan, jelas sekali bahwa fisik yang lama (sel-sel tubuh) sudah mati . Seharusnya maka ingatannya pun mati. Kenyataannya ? Tidak tuh. Buktinya ? Cobalah tengok ke dalam diri Anda. Masih adakah trauma? Masih adakah dendam? Masih adakah kesal? Masih adakah rasa sakit pada masa tertentu? Masih → continue reading

HYPNOTHERAPY#14: Akrabi Somatic , Hilangkan phobic

Saya tuliskan artikel ini sebagai oleh-oleh untuk pembaca PortalNLP , hasil nyantri 88 jam kepada Kyai Stephen G. Gilligan,PhD di North Sydney. Tulisan ini merujuk pada konsep Self Relation Psychotherapy yang dikembangkan Gilligan. Sengaja saya pilihkan ini, karena banyak kesamaan dengan budaya Nusantara yang esoterik, magic dan mystic (pengalaman kebersatuan dengan Sang Maha).

 a. Somatic mindCognitive mind dan Field  Sejak dari dalam rahim Ibu, cikal bakal manusia yang namanya jabang bayi telah mengembangkan kesadarannya melalui tubuhnya (somatic). Kesadaran yang berupa sensasi di tubuh ini untuk mudahnya kita namakan “Somatic Mind”  . Beragam rasa berkaitan dengan sensasi pada tubuh. Rasa panas , nyaman, gatal, pahit, pedas, manis, legit, enak, asoy, terwakili sensasinya ada tubuh.

Pada awalnya beragam perasaan sang jabang bayi dalam kandungan terhubungkan dengan sang Ibu → continue reading

Tip Praktis NLP#33: Patahkan Pensil “Terapi Membuang Emosi Negatif”

“Ah, simulasi itu mestinya bisa lebih bermanfaat, dari sekedar mengatasi rasa takut atau membangun keyakinan diri bahwa apapun bisa” demikian komentar suara dalam diri saya saat melihat teman trainer di Malaysia melakukan simulasi mematahkan pensil ke teman trainer lainnya.

Menurut saya, terlalu sederhana simulasi kekuatan pikiran manusia hanya dengan mematahkan sepotong pensil kayu yang tentu pastilah sangat rapuh, bukan?

Namun, jujur ingin saya sampaikan bahwa mematahkan pensil dengan satu jari telunjuk, sungguh sangatlah menarik. Hanya bagaimana memanfaatkannya tidak hanya sekedar motivasi yang bisa bersifat sementara, tapi bagaimana memanfaatkan lebih dari itu? Pasti ada manfaat lain. → continue reading

Mari Bermain Lagi dengan Perasaan

Sudah cukup lama saya memiliki rasa takut terhadap ketinggian. Meskipun tidak sampai fobia, perasaan takut yang menyebar di sekujur tubuh ketika berada di jembatan penyebrangan, misalnya, cukup mengganggu buat saya.

Dan, jadilah kemarin pagi sebuah kesempatan belajar datang kepada saya. Saya ‘harus’ menyebrangi sebuah jembatan penyebrangan di daerah Sudirman. Ada 2 tujuan saya menyebrangi jembatan tersebut: saya memang akan menuju sebuah tempat dan menyampaikan undangan kepada seorang teman di tempat yang berdekatan.

→ continue reading

Tip Praktis NLP#28 For Therapist: INTENT – Energi DAHSYAT Saat Lakukan Terapi

“Berikan Hatimu, maka Engkau akan Temukan Jawabannya”

Inilah mantra “suci” yang sangat saya yakini sebagai makna kata “INTENT” dalam melakukan terapi. Kalimat indah ini meluncur begitu saja (kayak gak dipikir deh) dari Uskup Sinaga OFM saat kami jadi relawan bencana Tsunami Aceh akhir tahun 2004 lalu. Kata “INTENT” sendiri saya dapatkan sebagai PR dari NLP Master Trainer Bp DR Stefanus saat saya mengikuti kelas Basic Principle NLP awal tahun 2004.

Saya terus menggali dan meresapi kalimat ini ke dalam diri saya, dengan terus berkarya melakukan pelayanan terapi kemana saja, khususnya pada orang yang kurang mampu. Saya memilih untuk tidak memungut bayaran dalam kegiatan terapi karena keyakinan saya inilah misi bukan tempat cari uang. Untuk membiayai kegiatan pelayanan terapi ini, → continue reading

HYPNOTHERAPY #7. Ketika trauma lebur dalam tarian

a. Kasus

Tahun 2003 hingga 2006 saya menjadi Project Manager untuk proyek CSR perusahaan yang mendapat kepercayaan dari SHV NV di Belanda . Proyek yang kami bangun berupa membantu pembangunan dan rehabilitasi pendidikan dasar di sekitar outlet perusahaan. Tahun 2005 ini kami mendapatkan dana sekitar 300.000 EURO, untuk proyek rehabilitasi 3 sekolah di Aceh Besar , 1 Bangunan Pengolahan Ikan di Peudada Bireun, 1 Sekolah di Sleman dan dan 1 Sekolah di tanah gambut di Banjarmasin.

Maret 2005 kami berangkat ke Aceh Besar. Berbekal data school mapping dari Depdiknas tentang sekolah yang hilang, rusak parah dan rusak sedang kami melakukan verifikasi data. Mencek kebenaran data, sekaligus dilengkapi dengan keadaan mental siswa, guru dan orangtua. Kami kemudian menentukan membangun 3 sekolah yaitu SDN Peukan Bada 2 , SDN Seumet dan SDN BlangBintang.

SDN Peukan Bada 2 , sekolah ini hilang disapu Tsunami. Kepala Sekolah, 2 guru dan 100 → continue reading

Tip Praktis NLP #10: TV Kuno -Teknik Menghapus Pengalaman Buruk Masa Lalu-

“Bagaimana menghilangkan pengalaman buruk masa lalu yang kadang sering muncul sendiri tanpa diundang?” demikian pertanyaan seorang peserta training dari Surabaya via SMS. Saya balas: “Baiklah akan saya jawab melalui artikel di www.PortalNLP.com agar banyak orang bisa memanfaatkan teknik sederhana ini juga”

Demikian awal cerita dari tulisan ini yang saya sebut saja teknik TV Kuno. Mengapa TV Kuno? Agar Anda mudah mengingat teknik ini karena dengan membayangkan TV Kuno maka akan tergambar dalam benak Anda adalah TV berwarna hitam putih dengan tombol-tombol yang berfungsi untuk menyetel suara ataupun gambar. Dan, otak kitapun bekerja seperti TV Kuno tersebut.

Sebenarnya pengalaman masa lalu atau memori tidaklah buruk atau baik. Kita memberinya label atau judul akan “rasa” pada pengalaman tersebut sebagai pengalaman → continue reading

Tip Praktis NLP # 4: Releasing -Teknik Bebaskan Diri dari Kemarahan-

“Bagaimana mungkin Anda bisa terbang tinggi, jika Anda masih membawa ransel yang berat di pundak Anda?” demikian jawaban saya jika ada peserta training yang bertanya bagaimana cara mencapai sukses dengan cepat.

Salah satu ransel yang berat ini adalah kemarahan dan teman-temannya seperti kekesalan, kekecewaan, kesedihan dsb. Marah itu memang menyakitkan. Marah itu bahaya. Marah itu tidak nyaman. Marah itu energi negatif. Marah itu disimpan jadi berat, namun jika dibuang sering seperti bumerang yang kembali lagi ke si pengirim. Uh, sebeeel dan sereeem…

Bagaimana melepaskan ransel yang berat tersebut?

Teknik ini saya dapatkan dari seorang sahabat yang berasal dari Jerman saat kami → continue reading

Terapi Fobia Instan : Keajaiban Pikiran, bukan keajaiban NLP/Hipnosis

Pertengahan tahun 2005, pada saat istirahat siang hari di tengah suatu pelatihan Hypnotic Selling Skill di Sumatra, ada seorang peserta menghampiri saya dan bertanya “Bisakah menyembuhkan fobia Bahasa Inggris saya?”. Saya amati yang bertanya adalah seorang pemuda kurus bertampang Jawa dan ia adalah salah satu frontliner di perusahaan distribusi.

Saya tertarik untuk mengetahui apa yang dimaksudnya dengan fobia bahasa Inggris. Seperti diketahui, dalam bahasa awam, seringkali orang mencampur adukkan antara kata takut (afraid), ngeri (fear), jijik, atau cemas (anxiety) dengan fobia. Beberapa orang yang pernah datang ke saya menyatakan fobia pada kecoa, namun setelah proses klarifikasi, terungkap ternyata hanyalah jijik. Fobia adalah suatu reaksi berlebihan tak terkontrol yang cenderung spontan pada seseorang saat ia melihat / mendengar / merasakan / memikirkan sesuatu, dan biasanya obyek fobia itu secara normal bukanlah sesuatu yang menakutkan.

→ continue reading