HYPNOSIS #26 : Hebat mana Ericksonian Hypnoterapy dengan NLP ?

Setiap kajian Ericksonian Hypnotherapy , Saya sering mendapat pertanyaan tersebut dari peserta yang kebetulan pernah belajar NLP.

Sungguh menarik untuk menjawab pertanyaan peserta apalagi untuk membongkar map nya. Apa sesungguhnya yang dimaksud dengan Hebat, apa kriterianya, dan seberapa penting Hebat itu dalam peta hidup dan kehidupannya.

Pertanyaan itu dijawab mereka dengan Hebat adalah Efektif atau Mangkus atau Manjur. Indikatornya adalah kecepatan waktu, ketepatan treatment dll.

Alih-alih menjawab pertanyaan mereka secara langsung, saya kasih tahu bahwa sebagai Psikolog saya belajar banyak approach terapi. Saya belajar Hypnotherapy, Gestalt Therapy, Part Therapy , Transactional Analysis, Logotherapy, Ego State Therapy, Behavior Therapy, RET, CBT, dll. Dalam menangani kasus, tentunya keunikan kasus ybs akan mengantarkan saya memilih approach mana yang paling efektif bagi klien. Ada kadang-kadang hanya dari satu teknik, ada dari gabungan beragam teknik bahkan ada teknik modifikasi, dan seringkali teknik yang muncul sendirinya saja tidak dapat dikategorikan pada salah satu pendekatan.

→ continue reading

HYPNOSIS # 25 : Lama saya sudah belajar Hypnosis, namun Saya belum mampu menghypnosis, Mengapa?

Pertanyaan tersebut saya dapatkan dari beberapa sahabat yang menurut pengakuannya sudah belajar lama tentang hypnosis.

Saya sungguh kagum dengan sahabat-sahabat ini. Kagum ingin mengetahui bagaimana modus belajarnya. Ingin kenal proses belajarnya dan lebih lagi ingin tahu apa proses yang belum dilakukan sehingga kompetensi “menghypnosis” belum menjadi bagian dari perilakunya. → continue reading

HYPNOSIS#24 : Di mata anda sebagai Psychotherapist, apa sih manfaat NLP?

Di mata anda sebagai Psychotherapist, apa sih manfaat NLP?

Setelah saya ingat-ingat kembali, pertanyaan serius tersebut diajukan pada 3 kesempatan.

Pertama, saat saya diundang oleh Street NLP nya kang Teddy Prasetyamulyawan , di rumah makan minangkabau Blok M Plaza saat baru kembali dari Sydney usai selaraskan Indonesian indigenous psychotherapy dengan Ericksonian dan Self Relation Psychotherapy nya Stephen G Gilligan, PhD.

Kedua, saat saya dibujuk oleh wadya bala TMI dengan provokatornya mas Iwan Ketan, Rahmadsyah Nurdin, Syamsul Hatta, Fitra Faturochman untuk sharing di perguruan tinggi di bilangan Bekasi. Seingat saya Ki Noeryanto Dhipuro turut membersihkan tempat penyelenggaraan dari hawa-hawa negative.

Ketiga saat saya mendapatkan undangan dari Pimpinan Sinergi Lintas Batas, Kang Mas Ronny Furqoni Ronodirdjo untuk manggung di pelataran kantor SLB di bilangan Kuningan.

→ continue reading

HYPNOTHERAPY #23 : Humor tidak Selalu Menyenangkan, Mau bukti?.

Sahabat pembaca portal NLP yang mengagumkan.

Pengalaman menakjubkan yang saya alami ini tak mampu saya rahasiakan. Saya tidak sanggup menyimpannya sendiri saja dalam ingatan saya . Saya pikir begitu juga yang dialami peserta HUMOR GROUP THERAPY di Surabaya, Sabtu 6 Juni 2009.

Semakin terlibat dalam kegiatan memandu sebuah proses pembelajaran, membuat saya yakin bahwa sebenarnya sayalah muridnya, dan para peserta adalah Guru-Guru terbaik yang selalu memperkaya khasanah ilmu.

***  → continue reading

HYPNOSIS #23: Hypnosis itu Haram!

Pembaca Portal NLP yang bijak. Ada email yang disampaikan melalui jalur pribadi, komentar di Portal NLP , layanan pesan singkat dan pertanyaan langsung sebagai berikut,

“ Kang Asep, bagaimana hukumnya mempelajari Hypnosis? “

“Apakah mempelajari NLP dan Hypnosis itu dapat dibenarkan sesuai Syari;ah , Kang ?

“ Bukankah dalam Hypnosis itu digunakan kekuatan Jin sehingga ini bagian dari praktek kuasa kegelapan?”

“ Pondok pesantren kok mengajarkan Hypnosis sih? Kok kontradiksi sih harusnya kan mengajarkan kebaikan lha kok malah mengajarkan kesesatan? “

→ continue reading

Tip Praktis NLP#66: Dasar Lautan “Tempat Rahasia Menyimpan Rahasia”

Deni herdiana 23th karawang:

“Setelah mengikuti terapi dari Mas Krishna saya merasa sangat tenang dan metode ini akan sering saya lakukan, terima kasih Mas Krishna”

IKA 21 Yogya:

“Setelah mengikuti terapi tadi yang saya rasakan adalah saya memutuskan untuk memaafkan dan mengampuni org yang telah menyakiti saya… Karena perasaan sakit saya karena dia, sudah terkubur di dasar laut… Dan ini membuat saya lega”

Dini Kemayoran:

“Mas Kris, tadi aq ikutan trapi. Semua bebanku dari masa lalu sampai sekarang itu bentuknya seperti TITANIC yang tenggelam di Atlantik”

→ continue reading

Membuang Kebodohan Dengan NLP

Setiap manusia pada dasarnya dikaruniai potensi kecerdasan agar dirinya sebagai individu bisa beradaptasi dengan lingkungan. Setiap manusia memiliki keunikan dan kecerdasan yang berbeda yang siap dikembangkan untuk disumbangkan dalam bentuk keterampilan kepada kehidupan. Perbedaan keunikan inilah yang menjadikan manusia saling belajar dan memberi keterampilan agar kehidupan ini menjadi dinamis dan bermakna. Kelebihan pada satu orang tidak dimiliki oleh orang lainnya dan sebaliknya.

Hanya saja, potensi kecerdasan atau keunikan itu sering kali tidak teraktualisasikan seiring dengan waktu dan tempat di mana seseorang itu tinggal. Lingkungan keluarga dan sekolah dengan metode pembelajarannya justru sering sekali ”membenamkan” potensi seorang siswa. Tidak jarang, pembelajaran di sekolah baik secara langsung atau tidak, menghasilkan persepsi keliru pada siswa: ”Akulah siswa yang pantas gagal!” atau ”Akulah anak paling bodoh di kelas ini!”

Ketika sebuah pembelajaran menghasilkan persepsi keliru seperti itu yang kemudian siswa meyakininya bahwa dirinya adalah ”anak bodoh” selama persepsi itu belum dirubah, selama itu pula potensi unik siswa sulit untuk berkembang. Persepsi keliru itu tersimpan di pikiran bawah sadar (batin) si anak yang menjadi operating system perilaku dirinya: begitu menghadapi soal yang sedikit sulit saja, ia segera menggunakan operating system-nya ”bahwa aku anak bodoh yang tidak mungkin mengerjakan soal seperti itu”.

→ continue reading

Tip Praktis NLP#65: Black and White “Terapi Buang Energi Negatip dalam Tubuh”

Berawal dari pertemuan saya dengan rohaniwan Buddha, Banthe Khamsai dari Thailand, saat kami bareng melayani jadi pembicara. Diundang oleh salah satu perusahaan di pedalaman Riau, sekitar Juni tahun 2008 lalu, ternyata berbuah karma baik yang cukup panjang.

Tidak disangka, suatu saat saya dikejutkan dengan undangan menjadi pembicara di Vihara Menteng oleh salah seorang umat beliau. Saya sungguh sangat grogi, karena saya diminta sharing mengenai Meditasi, di depan ratusan umat Buddha yang tentunya meditasi adalah menu makanan sehari-hari. Namun, saya putuskan untuk berbagi saja, saya sangat yakin saya akan belajar sesuatu dari kesempatan ini.

Setelah sesi sharing dan sedikit latihan meditasi NLP ala saya he he he, tiba-tiba saya dikerubuti umat yang hadir, sempat kaget dan tenyata pada minta tanda tangan saya di buku Share The Key yang mereka beli he he… Oke, oke, oke… Share The Key-pun ludes… → continue reading

HYPNOSIS #21: Love for Live; ciptakan cita lewat cinta

a. Cinta dalam narasi budaya

 

“Cerita cinta nggak ada matinye “kata kawan saya, Bang Suryadi, asli Betawi. Karya-karya sastra penuh dengan cerita Cinta dengan ragam rupanya. Romeo and Juliet, Layla wa Majnun, Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri, Galih dan Ratna, adalah tokoh-tokoh Cinta romantik. Sejarah peradaban manusia pun dipenuhi pula dengan cerita Cinta. Julius Cesar-Cleopatra-Mark Anthony dari Negara di sekitar mediterania. Atau dari nusantara Koesno (kelak dipanggil Soekarno) -Inggit Garnasih-Fatmawati.  Bahkan kitab-kitab suci agama pun menyenandungkan kisah Cinta. Kita mengenal sosok Rama dan Sinta juga Yusuf dan Zulaikha.

 

b. Cinta kalau toh perlu didefinisikan

 

Cinta itu keadaan. Cinta itu State. State Cinta yang unik ini terdengar dalam sejumlah syair. “Cinta itu seperti kupu-kupu yang terbang tinggi hinggap di mana saja yang ia ingini” kata tembang di era 80-an. “Jatuh Cinta berjuta rasanya, biar siang biar malam amboy rasanya” senandung Edi Silitonga, “Cinta itu bukanlah logika” nyanyian Agnes Monica. → continue reading

Tip Praktis NLP#62: Jepreeeet!!! “Switch from Negative to POSITIVE”

“Gimana nge-switch pikiran dari Negatip ke Positip?”

Demikian salah satu pertanyaan yang paling banyak ditanyakan, baik oleh peserta pelatihan motivasi yang saya bawakan, maupun oleh pendengar acara Terapi Musik di Radio Sonora, setiap minggu malam. Cukup banyak idenya, namun salah satu ide sederhana, mudah dan unik, tiba-tiba muncul kembali saat selesai Seminar Motivasi untuk lebih dari 1.000 Consultant Oriflame di Bandung, Minggu, 22 Maret 2009 lalu.

“Aha” ini muncul saat tertidur di mobil dalam perjalanan kembali ke Jakarta. Saat terbangun, langsung saya catat di kertas kecil, lalu saya buat artikelnya untuk diposting ke PortalNLP.com

Ide “Aha” ini pernah saya lakukan sekitar 12 tahun lalu, yang diajarkan oleh Mentor, Leader dan Guru saya yakni Bpk. Viriyawan Murti yang saya kagumi dan saya hormati sampai saat ini…

→ continue reading

Tip Praktis NLP#60: Coret Aja “Gaya Melukis Simbolik Unconscious Mind”

Hore… Akhirnya potensi melukis saya kembali lagi…

Saya memang gemar sekali menggambar sejak di sekolah dasar SD Xaverius IV Palembang. Nilai menggambar saya bisa mendapat angka 9 atau 10. Cukup aneh, karena tidak tahu apa dasar penilaiannya. Ya, gak apa-apa juga. Toh, itu adalah bagian dari perjalanan hidup.

Nah, minat menggambar ini mulai berpindah jadi minat melukis sejak saya masuk SMA 3 PSKD Jakarta, karena saya sangat sering mengunjungi (tepatnya nongkrong) Taman Ismail Marzuki, dimana saat itu saya sangat sering melihat pameran lukisan dari para pelukis, baik lokal, pemula, sampai pelukis kelas dunia dan international. Ah.., impianku pun mulai muncul. Bisik hatiku: “Aku ingin jadi pelukis…” Buatku melukis adalah untuk… → continue reading

Belajar Ericksonian Hypnosis dari Penyanyi Indonesia

Wow benarkah?

Penyanyi Indonesia bisa melakukan Ericksonian Hypnosis?

Nggak melebih-lebihkan niiiich?

 

Iya lho…

Sungguh mengagumkan, penyanyi yang saya maksudkan ini bahkan sedemikan hebatnya…., ia sudah menyanyikan lagu ber-Nuansa Ericksonian Hypnosis ini di tahun 80-an, manakala orang

Indonesia belum mengenal Ericksonian Hypnosis

 

Jadi sebenarnya budaya Nasional kita sudah sedemikian ekselen, dan mustinya kita perlu menggali lebih banyak budaya nasional ini, untuk dipelajari, dianalisis dan diduplikasi agar dapat memberikan manfaat bersama yang lebih luas…

→ continue reading

Tip Praktis NLP#58: Kepekaan Intuisi “Menenangkan Kobaran Api Kebakaran”

Panaspun tidak terasa…

Panas yang sangat tinggi itu terasa hanya seperti udara ’panas’ biasa saja, saya dengan tenangnya mengambil air kolam ikan di belakang rumah dan menyiram rumah saung di atas kolam ikan, yang sedang terbakar hebat.

Saya terus menyiram rumah saung yang mendapat siraman api dari kebakaran sebelah rumah, agar apinya tidak merembet ke tempat lain. Saking besar apinya, akhirnya saung berukuran 2×2 meter itupun lenyap he..he.. Perjuanganpun selesai dan api tidak merembet ke rumah utama, yang bisa berakibat merembet ke rumah tetangga lainnya.

Merenung Bingung setelah selesai kebakaran…

Kok, saya bisa tidak merasakan panas yang membara? Padahal seluruh rumput, tanaman dan pepohonan disekitar kebakaran menjadi kering kerontang, akibat hawa sangat panas yang ditimbulkan dari kebakaran di sebelah rumah, yang saking hebat kobaran apinya, diperlukan 7 pemadam kebakaran untuk meredamnya, walau hanya 1 rumah dan 1 buah pabrik home industri yang terbakar hangus. → continue reading

Tip Praktis NLP#56: Meditasi Cahaya Lilin “Teknik Cepat Relaksasi VAK”

“Mas Krishna, ada nggak cara cepat meredam EMOSI?”

Tanya seorang teman Face Book’ers kepada saya dalam sebuah chatting. Sudah 2 minggu ini saya tergila-gila dengan FB dan hanya setengah bulan, tahu-tahu jumlah teman saya menjadi 1.000 orang. Gimana kerjanya FB itu yooo he..he.. Membingungkan…

Oke, kembali ke topik diatas, tentu banyak sekali ide itu, dan sebagai seorang penerap NLP, teknik itu mudah sekali, bukan? Namun, tantangannya adalah menjawab melalui tulisan berbeda dengan memandu saat di pelatihan. Mengapa demikian?

Karena saya tidak tahu apakah sistem referensi si penanya ini, dominan Visual, Audiotori atau Kinestetik, bukan? Tentu sangat baik, jika saya bisa menjawab yang bisa memenuhi semua faktor VAK tsb, sehingga banyak orangpun bisa melakukannya. Marilah…

Berdiam, bertanya ke Unconscious… dan…

→ continue reading

Seri NLP dalam Politik # 01

Saat remaja dulu saya pernah membaca buku Mati Ketawa ‘ala Rusia, sebuah buku humor yang sukses meledak di pasar. Buku yang berisikan humor ini konon ditulis rakyat Rusia di jaman komunisme yang penuh tekanan. Rakyat yang tidak berdaya akhirnya hanya berani menciptakan guyonan-guyonan konyol untuk menertawakan nasib sendiri.

Salah satu kisah yang sangat melekat adalah kurang lebihnya sebagai berikut: Seorang wartawan ditangkap Polisi Rahasia karena menuliskan headline di koran berjudul “50% Politisi Rusia adalah penipu.” Lantas ia diminta merevisi judul itu, dan diancam jika tidak mau akan dipenjara seumur hidup. Singkat cerita, keesokan harinya ia mengganti headline korannya sebagai berikut “50% Politisi Rusia adalah bukan penipu.” Hahahaha, luar biasa! Kecerdasan linguistik yang amat menggelitik.

→ continue reading

HYPNOTHERAPY#21: Merenung Sejenak tentang Kehidupan

Sahabat, pembaca portal NLP yang budiman,

Akhir tahun 2008, saat melakukan muhasabah (membandingkan hal yang telah dicapai dengan standard yang ditentukan) , dan menelusuri kembali setiap jejak yang pernah dilewati , saya teringat kembali akan hal yang dikuliahkan Betty Allice Erickson tentang Hidup.

1. Hidup adalah kerja keras

Orang menemukan makna hidup antara lain dengan cara bekerja. Kadang ada pekerjaan yang ringan, mudah, seenteng membalikkan telapak tangan. Namun tak kadang ada pekerjaan yang berat, yang membuat semua energi terkuras. Hal yang menarik adalah semua kerja pada dasarnya adalah kerja keras. Pekerjaan mudah pun bila ditunda-tunda, kelak menjadi sebuah kerja keras saat waktu sudah kepepet.

→ continue reading

Planning a Magnificent 2009 : Your Personal Vision

Apakah Anda siap miliki tahun 2009 ?

Ini adalah saat yang tepat untuk serius memikirkan jalan yang telah diAnda tempuh di tahun 2008 dan melagkahkan kaki di tahun 2009. Ini adalah waktu untuk refleksi , visualiasi , meghargai diri terhadap apa yang telah kita raih dan membuat strategi. Saya ingin encourage Anda untuk, mem-print out pertanyaan – pertanyaan di bawah ini, dan  jangan Cuma di baca dan di pikir , TULIS karena akan menjadi hal penting untuk membantu anda mendapatkan The Most Maginificent 2009.

Kita terdesian untuk tumbuh, berkembang, melangkah, berlari, beraksi dan berkarya. Karya dan aksi membuat kita ada tumbuh dari tahun ke tahun, membuat kita melewati hari demi hari.

→ continue reading

Krisis Global vs Krisis Pribadi

Krisis ekonomi global, secara tidak langsung sudah kita bawa menjadi krisis pribadi. Betapa tidak. Membaca koran tentang krisis global di Amerika mengingatkan kita tentang krisis bangsa Indonesia di tahun 1998, dimana banyak bank tutup, PHK di mana-mana, terjadi banyak pengangguran, keadaan politik yang tidak stabil, kerusuhan. Kejadian di tahun 1998 menjadi trauma bagi kita dan kejadian di Amerika saat ini seakan membawa trauma itu kembali dalam hidup kita.

Kita sudah membayangkan kesulitan demi kesulitan yang sama yang akan terjadi padahal sesungguhnya belum kita alami. Hanya dalam pikiran kita, belum terjadi secara kenyataan. Tapi secara psikis, kita sudah merasakan apa yang seakan pasti terjadi; sepinya dagangan – uang yang semakin ketat – PHK – kredit macet, belum lagi ditambah pemilu di tahun yang sama, tahun 2009 mendatang.

→ continue reading

Memahami Sistem Representasi

Seorang sahabat pembaca portalnlp.com bertanya, bagaimana agar dapat membedakan sistem representasi seseorang? Sebab dengan memahami sistem representasi seseorang akan memudahkan kita dalam menjalin komunikasi efektif.

Apakah sistem representasi itu? Sistem representasi kalau diterjemahkan secara harfiah adalah sistem keterwakilan. Keterwakilan dalam hal apa? Keterwakilan seseorang dalam hal mengekpresikan triyunan informasi yang tersimpan dalam pikiran bawah sadarnya melalui pola mata dan pilihan kata yang ekspesikannya.

Dengan gerakan-gerakan ekspresif tertentu, gerak bola mata, dan pilihan kata yang digunakan dalam mengungkapkan isi hati atau ide-ide tertentu, dapat dibaca atau dikalibarsikan ke dalam makna tertentu. Semisal, seseorang ketika ditanya: “Apa yang pertama kali kamu lakukan pagi ini?” Kemudian ia menjawab dengan gerakan bola mata ke kiri atas, ia cenderung tipe visual. Apalagi, misalnya, ia kemudian cerita macam-macam dengan sangat ekspresif sambil menunjuk-nunjuk, bicaranya cepat, dan nafasnya pendek-pendek seolah-olah tidak ada waktu lagi untuk menjelaskan, maka ia cenderung orang dengan tipe visual.

→ continue reading

Best Kept Secret : Menguak Resep Rahasia Ekselen

Pegiat NLP selalu akan semangat sekali saat mendapati kesempatan bertemu seorang yang kampiun di bidang tertentu. Mendapatkan kesempatan diskusi saja sudah asyik, apalagi sempat menikmati penampilan yang excellence. Pegiat NLP akan segera memasang sensory acuity-nya dan juga menyerahkan kepercayaan pada subconscious-nya untuk menangkap sebanyak mungkin semua sinyal dan code-code rahasia yang mungkin tidak disadari sendiri oleh si pemiliknya.

Jika Anda pernah melihat modem, mungkin Anda juga mengetahui arti kata modem : modulator – demodulator. Alat penghasil modulasi dan pengurai modulasi. NLP benar-bener mirip modem. Baik modem dalam arti teknis (modulator dan demodulator) maupun modem dalam arti awam yang dipahami oleh peselancar level user. Modem memungkinkan seseorang menggunakan komputernya untuk mengarungi jagad teritori yang lebih luas.

→ continue reading