Portal NLP ™

Membebaskan Belenggu Pikiran Dengan Neuro-Linguistic Programming

Posted by Asep Haerul Gani On May - 7 - 2008 26 Comments

Saya tuliskan artikel ini sebagai oleh-oleh untuk pembaca PortalNLP , hasil nyantri 88 jam kepada Kyai Stephen G. Gilligan,PhD di North Sydney. Tulisan ini merujuk pada konsep Self Relation Psychotherapy yang dikembangkan Gilligan.

Ngapain sih Kebelet aja dibahas di Portal NLP? Apa memang ada terapinya? Apanya sih yang bisa dimodel? Emang ada manfaatnya?

Tahan dulu pertanyaan Anda, terlepas Anda punya beagam pengalaman mengenai Kebelet dan mohon cermati cerita berikut.

Bajuri sedang mengikuti rapat penting dengan Direktur yang terkenal galak dan tak ada kompromi. Ia disertai manager lainnya. Rapat terasa mencekam. Semua peserta tegang. Nyaris tak ada bunyi apapun. Orang berusaha bicara seperlunya. Hanya bicara bila diminta.

Pada saat rapat tengah gentingnya. Bajuri merasa perutnya melilit dan ada rasa sesuatu akan keluar dari pelepasannya. Coba ditahan, malah semakin mendorong pengen brojol, nggak nyaman. Semakin ditahan, malah semakin nggak nyaman, semakin bulir-bulir keringat bersuhu dingin keluar dari pori-pori di dahi. “Wah….gawat nih. Nggak bisa ditahan lagi” pikir Bajuri . Langsung ia berdiri . Saat itu sang Boss yang sedang bicara, sontak diam dan melotot. Bajuri hanya membungkukkan badan, tangan kiri memegang perut dan tangan kanan menunjukkan arah pintu keluar , dan tanpa memandang reaksi Boss dan mitra rapat lain, ia bergegas ke pintu .

Risleting celana dan sabuk sudah dibukanya sambil berlarimabur ke WC. Ah itu dia ada yang kosong, bruk, trek pintu WC terkunci, Bajuri langsung hinggap, duduk dan melepaskan hal yang selama ini ditahannya. Wajah yang telah hampir membiru, perlahan teraliri darah kembali. Keringat dingin yang menetes kemudian mengering. Perut telah kembali normal.

Usai bersih-bersih, Bajuri bergegas kembali masuk ke ruang rapat dengan nyaman. Ia merasa plong.  Rasa takut terhadap si Boss, rasa tidak nyaman atas reaksi rekan-rekan rapat nya hilang berbarengan dengan dilepaskannya sang pemberontak di WC tadi.

a. Kebelet itu TRANCE

Dari cerita Bajuri tadi mudah-mudahan Anda tahu apa itu Kebelet .

Kebelet adalah fenomena biologis . Kebelet terjadi saat Anda menahan keluarnya kotoran , ampas sisa makanan di perut anda tahan agar tidak keluar dari pelepasan (rectum). Kebelet terjadi pula sewaktu Anda berusaha menahan keluarnya air seni melalui saluran kencing .

Kebelet kata sejumlah orang adalah pengalaman nggak enak. Ada yang bilang menyakitkan. Ada yang ngomong menyebalkan. Ada juga yang ngucap menyesakkan.

Kebelet adalah fenomena biologis yang melibatkan 2 kegiatan yaitu menahan dan melepaskan. Istilah Londo Inggrisnya adalah hold on and letting go. Apapun kegiatan yang mempunyai ciri menahan dan melepaskan akan adalah Trance. Saya selalu teringat saat Gilligan memandu para santri . ” Hi Guys, Trance is holding on and letting go. Trance is… holding on …and Letting Go. TRANCE IS HOLDING ON AND LETTING GO” .Saat kebelet, kesadaran seseorang yang pada saat itu sedang penuh di cognitive mind terpaksa pindah jalur ke somatic mind, menyadari desakan sensasi biologis . Penyatuan kesadaran pada somatic mind ini mampu mengalahkan pikiran-pikiran yang muncul, juga ampuh menghalau emosi-emosi lain yang datang saat itu . b. Terapi KebeletTerapi Kebelet ini nyaris tak perlu bantuan ahli. Anda dapat melakukannya sendiri. Percayalah Anda pasti sukses karena diduga Anda pernah mengalami “kebelet” nya. Saat ini Anda tinggal install keyakinan baru bahwa Kebelet itu punya manfaat lain yaitu TERAPI atau PENYEMBUHAN. Lalu bagaimana caranya ?

  1. Kenalilah apa emosi negatif yang mengganggu Anda. Upayakan untuk menuliskannya pada sehelai kertas
  2. Kenali pula apa Outcome yang diinginkan. Upayakan mendapatkan gambaran lengkap berdasarkan 5 indra saat Outcome sudah dicapai.
  3. Pada saat kebelet datang, saat duduk / jongkok di WC , sadarilah dan panggillah sensasi emosi negatif Anda, rasakanlah, dan gerakkanlah emosi tersebut menjalar dan menyatu dengan “sesuatu” yang anda tahan.
  4. Upayakan untuk menahan pengeluaran sampai seluruh emosi negatif itu terasa ditahan dan tubuh Anda secara biologis sudah melewati ambang batas untuk menahannya.
  5. Perlahan buka pintu saluran pelepasan Anda, bayangkan dan rasakan bahwa seluruh emosi negatif yang anda tahan itu perlahan keluar bersama dengan kotoran Anda. Anda boleh saja menguatkan pelepasan ini dengan mengatakan ” Legaaaaa!!!!!”
  6. Saat tubuh anda merasakan kelegaan, rasakan pula kelegaan saat emosi negaif tersebut telah dilepas
  7. Saat bersih-bersih, upayakan kesadaran Anda pun sedang membersihkan emosi-emosi negatif yang tersisa.

Bila tubuh Anda sehat, karena isi ampas perut terkuras setiap hari dengan mekanisme kebelet yang alami. Analoginya, secara emosi dan ruhani, kesadaran emosi dan ruhani Anda pun akan sehat bila “isi ampas perut emosi dan ruhani” dikuras setiap hari.

Kapan saja ngurasnya ? Supaya gampang, ya sesuaikan saja jadawalnya dengan jadual kebelet sang tubuh. Beres kan? Gitu aja kok repot!!!

Terima kasih kepada para Jagoan, para Preman, para JAWARA yang dalam sejumlah kesempatan sejak kanak-kanak hingga saat ini telah membocorkan RAHASIA MENGHADAPI RASA TAKUT dengan jurus sederhana. Sungguh penemuan yang luar biasa. Haturnuhun Lur…

Pun Sapun, Ampun Paralun

Pakena Gawe Rahayu Sangkan Nanjung Di Juritan Nanjeur di Buana

Asep Haerul Gani

26 Responses

  1. Yan Nurindra says:

    he he he … Kang Asep ..

    Kayaknya bagi yang nggak bermasalah dengan emosi negatif, bisa diganti dengan …

    Pas mo “keluar” ….. langsung Afirmasi :

    “Saya kaya raya ……!”

    Soalnya kan itu “state” yang bagus, karena otak kiri dan kanan pas seimbang dan “berhenti”, persis seperti kalau berjam-jam pakai Brainwave Generator …!

    Gimana ?

    Atau kalau yang suka bikin “Sigil” (empowerment symbol ala Wiccan Magick), maka bisa juga “dipicu” pas acara “buang hajat” …!

    He … he ….!

    Merdeka !

  2. Willy says:

    Hehe… Unik, lucu, tapi sangat masuk akal P. Asep…

    Sangat inspiratif dan kreatif…

  3. wahyoe_Palembang says:

    wah mantabb tu… pak asep dapetnya inspirasinya waktu sedang kebelet juga yach hehe… klo saya pak terkadang gak cuma pindahin dr cognitif mind k simpstic mind, tp juga memanfaatkan “peak performence-nya” buat creating some ideas, alias ndamel ide nopo.. ngoten… alias ndamel problem solving… hehe… soale klo lg trance banget gtu biasanya banyak ide… :)
    hebat memang penemu WC, teryata mereka menemukan tempat terapi alami yang kondusif sekaligus… salah satu tempat mendapatkan inspirasi…

    Regards

  4. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Pak Yan,

    Apa yang bapak tulis benar. Bagi pak Yan yang lagi “ngEricksonian”, teknik ini adalah utilize saja dari fenomena trance saat kebelet.

    MERDEKA! BAHAGIA! SUKA! berkat DOA IBU,dan ALADDIN yang BUDIMAN serta berPRIMAJASA!
    (Semuanya nama perusahaan Bis dengan rute ke Priangan Timur)

    Terima kasih pak Yan.

    Asep

  5. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Pak Willy,

    Ini mistik lho yang cara menghirupnya harus dengan mengalami dan merasakan. Akal bukanlah perangkat yang tepat untuk mendapatkan pengetahuan tentangnya. Itu kata Prof Dr. Ahmad Tafsir, Pengajar mata kuliah Filsafat Ilmu di UIN Sunan Gunung Jati Bandung.

    Ingat BAB, Ingat Trance, Ingat untuk Install Outcome!

    Sukses

    Asep Haerul Gani

  6. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Pak Wahyoe di Palembang,

    Inspirasinya datang dari para Jawara. Inspirasi menulisnya datang saat duduk dan membayangkan lagi jongkok di atas batu di pinggir Sungai Ciujung daerah Baduy.

    Benar apa yang anda tulis, keadaan trance akibat kebelet ini adalah keadaan yang baik untuk mengundang ide-ide kreatif muncul.

    Salam hangat pak.

    Asep Haerul Gani

  7. Teddi says:

    Mantab Kang Asep.

    Hari ini saya merasa mengalami masuk angin. Semakin siang, perut semakin mual, kepala semakin pusing dan terasa sakit. Jadilan habis shalat dzuhur tiduran sejenak di masjid. Sambil tiduran, saya baru menyadari kalau saya ini sebenarnya ‘menahan’ rasa sakit saya. Makanya ia tetap ada dan semakin membesar.

    Lalu saya mainkan lah sakit itu seperti yang diajarkan oleh Kang Asep. Saya rasakan saya menahannya, kemudian melepaskannya. Begitu saya lakukan berkali2 sampai saya sempat tertidur sebentar.

    Dan ketika bangun, Alhamdulillah, rasa sakit itu jauh berkurang.

    Tengkyu Kang Asep atas sharingnya!

    Salam Street Smart NLP!

    Teddi

  8. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Kang Mas Teddi,

    Terima kasih atas sharing pengalamannya. Sadari juga bahwa sakit banyak manfaatnya juga, bisa jadi part dari diri kita memberitahu bahwa kita perlu melakukan sesuatu. “sabotase” yang dilakukan oleh sebuah atau sebagian part seringkali secara unconscious bertujuan membuat kita tetap survive.

    Salam buat gadis kecil si buah hati.

    Asep Haerul Gani

  9. Ronny FR says:

    Keren Kang Asep, bagus idenya…

    Saya setuju dengan premisnya : hold on and letting go…
    Luar biasa, inilah yang namanya utilisasi proses alamiah…

    Mungkin patut juga di experimentasi pada saat kebelet pipis dan kebelet kentut?

    Gimana Kang, apakah hasilnya akan sama?

  10. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Kang Mas Ronny FR,

    Terina kasih.
    Mengenai eksperimentasi utilisasi kebelet pipis dan kebelet kentut bisa saja dilakukan, tinggal mencari siapa yang bersedia menjadi responden penelitiannya.

    Oh Ya, Gimana kabar terakhir putra anda tercinta?

    Salam buat keluarga Kang Mas.

    Asep Haerul Gani

  11. Ide yang bagus kang,setiap pagi mah saya sering kebelet….Terima kasih kang…idenya sungguh inspiratif dan sederhana…

  12. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Pak Daniel Kurniawan,

    Semakin sering kebelet, semakin banyak Anda bereksperimen, dan semakin banyak pula Anda memperoleh “insight”.

    Sukses
    Asep Haerul Gani

  13. agus_psi_uin_2006 says:

    pak asep, saya ktemu bpk ktika propesa. dan saya menanti2 dpt mata kuliah yg anda adlah dosennya.. tp saya kecewa karna anda udah gak ngajar lg. tp dri artikel yg bapak tulis telah membuat saya ber “aha” ber kali2. thanks ya pak…

    sya pengen diskusi banyak dengan bapak.

    setya_dahsyat@yahoo.com

  14. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Ananda Agus,

    Waduh, kecewa? Kalau kecewa lalu anda akan kenapa? Apa persisnya yang Anda lakukan agar Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan? Selama Anda hanya menanti2 saya jamin Anda akan memperoleh hal yang sama. Hahaha.

    Saatnya Anda mengubah tindakan untuk menadapatkan apa yang Anda inginkan.

    Sukses dan selamat fokus pada Outcome Anda.

    Asep Haerul Gani

  15. agus says:

    pak asep..saya email bapak kok ga nyampe2 sih.. saya salah ketik email ya?

  16. agus says:

    thanks ya.. pak atas motivasinya… he..he..he..

  17. titus budi says:

    mengatasi emosi negatif dengan cara ini ampuh juga. setiap hari kita kebelet, setiap hari membuang emosi negatif. semakin rajin kita membereskan emosi negatif, kita semakin sehat. salam dari bangka

  18. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Yth. Bapak Titus Budi,

    Terima kasih atas tangapan Anda. Silakan virus ini ditularkan kepada sahabat dan handai tolan, sehingga hidup kita semakin sehat dan bermanfaat.

    Salam dari Cilegon

  19. Asep says:

    inoSLife,

    Semua kegiatan yang dikatakan slordig alias jorok sebenarnya hasil pemilahan saja. Setiap kegiatan tentu saja ada manfaatnya. Menemukan manfaat lain dari setiap aktifitas termasuk aktifitas yang sering dinyatakan sebagai slordig adalah maksud dari tulisan ini.

    Terima kasih

    Asep Haerul Gani

  20. Jauhari says:

    Sangat Sederhana menyentuh keseharian dan bermanfaat ;)

  21. Asep says:

    Pak Jauhari,

    Terima kasih, semoga dapat bermanfaat dan dimanfaatkan untuk semua pihak.

    Salam hangat.

    Asep Haerul Gani

  22. Santo says:

    Saluut! Saluut!
    Acungan Jempol buat Pak Asep !
    Kebelet memang RUAR BIASAA !!
    Minum air yg banyak ! Nggak lama kemudian LEGAA !!
    5 kali sehari ! He..he..! Terasa hidup ini lebih LEGAAA !!
    Tengkyu atas ilmunya !
    Damai itu INDAH !
    Salam dari kota kecil Ngawi

  23. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Mas Santo,

    Puji Tuhan, ini hal alamiah saja, saat mampir dulu ke Pontren Gontor Putri di Mantingan, menengok adik ipar, sambil ngobrol dengan orangtua santri yang ingin menjenguk, saya juga sempat dapat cerita yang sama.

    Jadi tidak ada yang aneh dalam fenomena hypnosis. Tinggal memanfaatkan hal-hal keseharian.

    Lain kali kalau melintas Ngawi, Insya Allah saya upayakan bertemu dengan panjenengan.

    Salam dari kota Baja, Cilegon

    Asep

  24. Santo says:

    Pagi Kang Asep !
    Waah ! Merupakan suatu berkah, jika kang Asep lewat Ngawi, lalu mampir ke rumah saya,dan bagi bagi ilmu.
    Sekarang, yang namanya kebelet,moment yg ku tunggu tiap hari, penat,capek,suntuk cepat teratasi. 083850901981.
    Tengkiu Kang Asep !

  25. Asep Haerul Gani, Pengasuh Pondok Pesantren Hypnotherapy +6281510770666 says:

    Pagi Mas Santo, Insya Allah bila saya sedang melawat ke Gontor Putri di Mantingan, saya upayakan menemui Mas untuk mendapatkan ilmu kawruhing urip dari mas.

    Mengenai kebelet, biarkan saja alamiah mas, nggak perlu menggunakan obat pencahar. Hehehe.

    Matursuwun mas Santo!

  1. [...] slordig alias jorok tadi menjadi ‘bermakna’ setelah saya membaca artikelnya Kang Asep di sini. Menurut Kang Asep, Kebelet adalah fenomena biologis . Kebelet terjadi saat Anda menahan keluarnya [...]

Leave a Reply