Portal NLP ™

Membebaskan Belenggu Pikiran Dengan Neuro-Linguistic Programming

Posted by Ronny F. Ronodirdjo On September - 11 - 2008 79 Comments

Semenjak di-launch iklan 7 days Licensed Practitioner NLP, banyak sekali email dan SMS  yang masuk dan minta informasi lebih jauh. Nah salah satu fenomena yang menarik adalah cukup banyak yang mengatakan ingin sekali hadir, namun masih belum siap dengan biayanya.  Bahkan ada  beberapa orang yang minta gratis, minta mencicil biaya pelatihan, dll… Akhirnya, saya jadi tergelitik menulis artikel ini. Beberapa bagian tulisan ini, diambil dari pelatihan saya yang lain.

Oke, mari kita berdiskusi agar  berada dalam kondisi lebih berdaya, daripada minta gratisan… Mendapatkan dan berharap dapat gratisan atau harga murah terkadang hanya akan mengurangi kesungguhan/kesiapan pikiran kita saat pelatihan… Mari kita buka pikiran kita semua, artikel ini cocok dipakai untuk mengikuti pelatihan NLP dari trainer siapapun juga kok…  Oke…

Pertama : Bulatkan keinginan Anda untuk ikut

Ada seorang rekan dari daerah Sumatra menelepon saya, ia mengatakan ingin sekali mengikuti pelatihan itu. Namun ia merasa tidak yakin apakah akan bisa mendapatkan uangnya segera. Pertanyaannya adalah : “Gimana ya Mas Ronny, saya pengin tapi sekarang masih nggak yakin akan punya uang…, saya mau lihat nanti deh!”.

Saya jawab, Anda hanya ingin jadi penonton atau ingin jadi pemain? Saya tahu dia sudah pernah belajar NLP sebelumnya… Lantas saya katakan  lagi : “Gunakan kemampuan NLP-mu untuk menjadikan keinginanmu menjelma menjadi  realitas”. Jangan menunggu hadirnya rejeki, ciptakan arus rejeki di account Anda….

Gunakan  NLP skill Anda, seperti State of Excellence (Circle Of Excellence) artikel mengenai ini dibahas di beberapa artikel di www.portalnlp.com ataupun di blog saya www.ronnyfr.com.  Segera akses kondisi paling merasa yakin, mantap! Amplify supaya lebih kuat, dan Anchor! Kemudian  asosiasikan dengan niat Anda mengikuti pelatihan ini dengan cara melakukan future pacing ke berbagai situasi berkelimpahan dengan job / project ataupun bonus… .

Jika Anda belum tahu banyak tentang NLP, begini saja : Pikirkan keinginan ikut training ini seperti cara Anda menginginkan sesuatu yang Anda betul-betul penggggggiiiiiiiiiin. Sampai Anda dapat merasakan hal yang sama! Bayangkan apa saja manfaat secara pribadi jika memiliki skill sebagai praktisi NLP :

  • Memiliki pengendalian diri yang lebih baik, mempengaruhi kondisi emosi sesuai keinginan.

  • Melenyapkan emosi-emosi negatif seperti fobia, trauma, dan lainnya

  • Menghancurkan keputusan-keputusan masa lampau yang amat membatasi diri

  • Mengidentifikasi kepercayaan-kepercayaan yang mengungkung, dan membuangnya

  • Menciptakan pola-pola unggul dari siapapun model peran yang anda pilih

  • Memiliki kemampuan persuasi, presentasi, dan bahkan menghipnotis diri sendiri maupun orang lain…

  • Mengembangkan model motivasi yang paling cocok buat Anda…

  • dan seterusnya

Kalau Anda sudah bersungguh-sungguh pengiiiin, maka hukum berikutnya menjadi masuk akal dan mudah…

Ke Dua : Uang ada dimana-mana, nunggu diambil saja!

Tuhan YME sudah mengatur bahwa rejeki akan selalu mengalir luuuuuuancar bagi yang mau ikhtiar. Jika kita buka mata hati kita, maka kita tahu, bahwa untuk mendapatkan uang itu gampang sekali. Sangat gampang sekali. Bahkan, banyak orang yang tidak berpendidikanpun tahu bahwa cukup berdiri di putaran jalan dan membantu mobil berputar maka akan dapat duit, lumayan… bisa 50 ribuan sehari. Atau jadi loper koran…, atau jadi tukang parkir, atau jadi kuli di pasar… Semua itu pekerjaan yang hampir secara instant didapatkan jika mau

Namun tentunya kita tidak harus melakukan seperti itu. Dengan ilmu dan pendidikan kita…, amatlah mudah kita mendapatkan uang  jika mau berusaha dikit. Mari kita renungkan, ada berapa banyak orang di luar sana yang siap membayar dengan uangnya untuk mendapatkan berbagai jasa dan produk?  Uang sudah menunggu untuk diambil, siapa yang mau?

  • Berapa banyak orang di sekitar Anda yang ingin dibantu cari jodoh? Bantu, tukar dengan  komisi…
  • Berapa banyak yang nggak punya waktu untuk ngajarin anaknya matematika? Bantu, tukar dengan  komisi…
  • Berapa banyak di sekitar Anda yang ngak bisa pakai MS Excell dengan baik? Bantu, tukar dengan  komisi…
  • Berapa banyak anak nggak bisa mengaji, hingga ortunya sedih? Bantu, tukar dengan  komisi…
  • Pelajari Blitz Reading, ajarkan ke tetangga Anda… Kasih les di sekolah-sekolah…
  • Cari 10 orang di sekitar Anda yang mau ikut pelatihan ini, minta daftarkan ke Anda. Bayarkan sebelum akhir bulan ini…  hubungi ibu Ida, minta diskon khsus karena Anda membawa 10 orang.
  • Buka persewaan charger HP dan laptop di bandara, statiun dan terminal selama mudik lebaran…
  • Rencanakan untuk menyenangkan Oom, Tante, Pakde, Bude, Eyang dan Saudara lain yang lebih tua selama lebaraan. Kemudian, bilang : “Minta THR-nya dong, untuk ngurunin saya ikut pelatihan… Nanti ilmunya gantian saya pakai membantu keponakan …”
  • Pikirkan untuk mbuka bisnis berkaitan lebaran. Contoh  : Dulu istri saya, hanya modal brosur dan sama sekali tidak makan waktu. Dari tahun ke tahun selalu ditelpon / didatangin orang untuk beli roti kering. Istri saya cuman order dari sub dealer Roti Kering Bandung itu. Selebihnya yang repot adalah pembantu dan sopir di rumah…. Lho kok tega nyuruh pembantu dan sopir…? Jangan salah persepsi dulu… Pembantu dan sopir saya paling senang dan selalu menunggu aktivitas menjelang lebaran ini, karena mereka dapat bonus ekstra lagi di luar THR mereka… Nah !
  • Jual baju Koko, sejadah ngambil di mana kek, tanah abang, dll…
  • Jual peta mudik yang lengkap!
  • Menerapkan ilmu go double-nya Mas Krisnamurti dalam format harian, atau mingguan. Kenapa tidak?
  • Gunakan keahlian Anda mencari informasi melalui google, altavista, atau yahoo untuk dijual jasanya ke tetangga yang buta internet / komputer.
  • dll
  • dll

Itu hanya ide yang langsung keluar seketika dari kepala saya saat menulis ini. Bukan untuk dijadikan patokan, karena tidak komplit…  Ide itu hanya menunjukkan bahwa selalu ada orang yang memiliki uang dan bersedia mengeluarkan uang untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu. Jika kita bersedia membantunya mendapatkan tujuannya itu, maka ia bersedia mengeluarkan uangnya untuk kita. Nah, itulah maksud dari kata : uang ada dimana-mana, nunggu diambil saja.


Ke Tiga : Cari Sponsor

Nah, carilah orang yang mau membayari Pelatihan ini untuk Anda… Misal cari sponsor ke perusahaan lain yang ada armada Sales Force-nya. Kemudian Anda tawarkan untuk memberikan pelatihan kepada Sales Force-nya dengan suatu garansi tertentu yang Anda yakini. Nah, kemudian minta mereka membayar di muka… (emang bisa…? Bisa ajah… banyak yang sudah mempraktekkan ini kok).

Pulang training ajarin mereka menjadi Sales yang lebih baik : install suatu belief baru di kepala sales force itu bahwa “menjual itu gampang“, bantu mereka dengan hypnotherapy, ajarkan bahasa hypnotic untuk closing, dan pastikan di-anchor di sana-sini, dst.

Anda senang dapat ilmu, perusahaan senang dapat untung, sales senang dapat bonus. Semua senang!

Harus di catat di-sini, Anda bukan berhutang uang, yang kemudian Anda harus bayar pakai uang Anda lagi!!! Jangan pernah berhutang dengan cara seperti itu! Anda nanti pusing membayarkan kembalinya!

Ide yang saya tulis ini lebih mirip dengan barter…

  1. Anda dibayari untuk ikut pelatihan oleh suatu lembaga / perseorangan
  2. Mekanisme imbal balik ditentukan dari awal (disepakati) dengan pertukaran menggunakan keahlian Anda : misalkan Anda akan mentraining anak buah mereka selama 3 batch, dan Anda tidak dibayar.
  3. Semua sudah disetujui di awal, melalui kontrak. Tidak ada kewajiban Anda mengembalikan dalam bentuk uang.

Ke Empat : Gunakan resources yang biasa dipakai untuk “cari alasan”, menjadi resources “cari uang”

Richard Bandler sering mengatakan, bahwa manusia sering menghabiskan sumberdaya energinya untuk mencari alasan gagal. Kenapa energi yang sama dan membuat capek itu tidak dipakaisaja untuk mengerjakan pekerjaan agar menjadi sukses?

Jadi daripada capek mengkhayalkan dan meyakini bahwa betapa kurang beruntungnya kita:  kok waktu training ini PAS bangets di saat nggak punya uang, kok waktunya mepet sekali, kok ya pas habis lebaran, kok ya pas habis putus cinta…, dll….

Capek dehhhh.

Mendingan energinya dipakai bercapek-capek bekerja dan berbisnis…

Ke Lima : Ajukan Usul ke Kantor

Sekalipun pekerjaan/profesi Anda berbeda-beda, NLP Practitioner akan tetap membantu Anda mempermudah pencapaian tujuan. Apakah itu kebahagiaan hidup, kesehatan diri, kesuksesan bisnis, profesional, dan sebagainya, secara lebih menyenangkan dan mudah.

Nah, perusahaan manapun akan bersedia menginvestasikan uang mereka sepanjang mereka yakin bahwa uang investasi itu akan kembali secara lebih menguntungkan. Ya khan…,

Nah buatlah proposal di kantor. Kaitkan pelatihan ini dengan benefit yang Anda bisa tawarkan balik kepada kantor Anda. Kemudian buktikan bahwa Anda memang bisa memberikan benefit pada kantor. Berikut idenya…

Tunjukkan bahwa NLP dapat bermanfaat bagi :

  • Bagi pebisnis dan profesional seperti manajer bisa menggunakan NLP untuk mengembangkan hubungan dengan cepat, membangun kerjasama sekelompok yang kuat, meningkatkan kemampuan bernegosiasi dan pemecahan masalah.
  • Bagi salesman, resepsionis, frontliner, customer service akan belajar membangun hubungan dengan cepat, menggali dan memenuhi kebutuhan klien-klien, mengatasi keberatan / komplain secara elegan, dan melenyapkan fobia (prospekting, menelepon, kanvasing, dll).
  • Bagi politisi, tokoh mayarakat/agama, LSM dan sebagainya dapat menggunakan NLP untuk memperbaiki kemampuan berbicara di depan publik, mempelajari kemampuan persuasi, mendekatkan diri dengan konstituen, meningkatkan efektivitas lobi dan sebagainya.
  • Bari trainer, fasilitator dan guru bisa mendapatkan paradigma baru dalam pendidikan dan pelatihan untuk efektif menangani peserta, membangkitkan semangat, melibatkan, dan teknik pembelajaran yang lebih modern sesuai dengan cara kerja otak manusia.
  • Bagi olahragawan atau personal trainer mampu menguasai mental dan fisik untuk memicu kondisi puncak kapanpun diinginkan, meningkatkan fokus, mengembangkan ketrampilan teknis yang lebih baik, dan menguasai kesehatan jiwa raga.
  • Profesional kesehatan jiwa bisa menambah ketrampilan baru untuk mendalami klien mereka, memahami prinsip perubahan yang lebih cepat, untuk membantu klien dalam proses rehabilitasi.
  • Profesional medis seperti dokter, bidan dan perawat bisa belajar teknik untuk lebih baik berhubungan dengan pasien, membantu mereka lebih nyaman dan berani menghadapi proses perawatan, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat dan menyenangkan.
  • Bagi artis, penyanyi, selebriti, membantu kepercayaan diri, melenyapkan demam panggung, membantu diet, memprogram pikiran dalam menghindari rokok dan narkoba.
  • Bagi mahasiswa dan pelajar bisa membantu teknik belajar yang lebih unggul, metode mengingat yang lebih baik, menambah kepercayaan diri saat ujian, dan meningkatkan pergaulan.
  • Dan seterusnya

Saya punya teman yang masih bekerja, dan seringkali mendapatkan sponsor dari kantor. Dalam mengajukan usul sponsor kantor, yang dilakukannya adalah secara cermat mempelajari Visi & Misi di kantor, Pidato Direktur di hari Senin pagi, dan arah tujuan Divisi dimana ia berada. Lantas hasil analisisnya akan dicocokkan dengan skill yang akan diakuisisi di pelatihan. Jika cocok, maka ia akan mengirimkan usulan itu ke atasannya. Tentu saja ia tidak hanya mengusulkan diri sendiri saja yang akan berangkat pelatihan, namun ia selalu usulkan beberapa teman yang lain yang relevan. Mantap!

Yang penting…, sepulang dari pelatihan harus dapat membuktikan bahwa ilmu yang dipelajarinya emang dapat menjadikan perusahaan makin maju. Ini namanya profesional…

Ke Enam : Yakini bahwa 14 Juta itu kecil…

Saya sering bertanya di kelas pelatihan, kenapa kita merasa kehilangan uang besar jika kehilangan uang Rp 1 juta. Namun anehnya saat mendapatkan uang Rp 1 juta, kita cuman merasa mendapatkan uang kecil .Nah! Tanya kenapa?

Silahkan Anda mengembangkan penjelasan yang relevan bagi Anda…

Oke,

Nah, apapun pemikiran Anda, silahkan fokuskan pemikiran Anda sekarang pada kenyataan bahwa dengan mengalami kedua kondisi di atas, maka :  “Otak Anda secara almiah sudah punya kapabilitas untuk melakukan pergeseran arti dari uang Rp 1 juta.”

Kapabilitas menggeser / mengubah makna dalam NLP disebut sebagai reframing. Di portalNLP dan di www.ronnyfr.com juga banyak dikupas hal ini…  Hmmmmmmm, biar lebih seru..
…, mungkin Anda juga pernah mendengar peribahasa Arab ini:  “Makna sepotong roti tergantung dari seberapa lapar Anda.”

Nah, makna uang 14 juta tergantung pada seberapa Anda yakin Akan mendapatkan manfaat dari training ini bagi kehidupan Anda. Mari dengan mudah  kita pikirkan, berapa banyak aspek kehidupan akan Anda ubah menjadi lebih baik setelah ikut pelatihan NLP Practitioner ini?

Yakini saja bahwa 14 juta itu kecil!!! Bukankah Anda ingin dapat memperoleh income lebih besar dari 14 juta sebulan, atau mungkin 14 juta seminggu, atau mungkin 14 juta sehari…, atau mungkin sejamnya 14 juta. Itu semua mungkin kok…

Kata teman saya, kalau kita selalu melihat masalah kita lebih besar dari diri kita, maka akan sulit mengatasinya. Lihatlah masalah lebih kecil dari kita. Ingat saja iklan di TV, tentang minuman coklat energi  (Milo atau Ovaltine ya?). Itu lho …, seorang anak kecil yang main basket. Ia selalu melatih pikirannya untuk melihat bola basketnya itu keciiiiiiiiil banget. Sehingga rasanya akan mudaaaaah sekali memasukkan di ring basketnya…

Ke Enam : Gunakan LOA

Bagi yang meyakininya, Anda dapat mempelajari ulang Law of Attraction. Fokus pada praktek mengembangkan PERASAAN bersyukur  dan PERASAAN kelimpahan rejeki. Sekali lagi, Anda dengan mudah menemukan dan membaca artikelnya di portalNLP.com khususnya  artikelnya Mas Yan Nurindra, atau sekali lagi boleh juga berkunjung ke www.lingkarLOA.com.

79 Responses

  1. sunarto says:

    Bagus banget mas artikelnya. Saya sangat tertarik.

  2. Terima kasih Mas Sunarto.
    Kami senang kalau artikel2 ini memberikan manfaat bagi pembacanya…
    Salam kenal

  3. yan says:

    Assalamualaikum.wr.wb?

    PA Ronny…..
    lumayan juga artikelnya,pantesan adik saya suruh buka website NLP.banyak yang perlu dipelajari untuk diterapkan dlm kehidupan sehari2. Apalagi kalau kita sdh baca buku Quantum ikhlas,
    Kalau boleh……sedikit banyak saya kutip artikelnya untuk di website saya?
    Assalamualaikun.

  4. Ronny FR says:

    Wa’alaikum salam…

    Pak Yan,
    Silahkan, dengan senang hati Anda boleh mengutip dengan menyebutkan sumbernya…

    Salam kenal dan salam suksess, juga untuk adik Anda!

    Ronny FR

  5. vijay says:

    luar biasa….
    bisa buat referensi kalo saya mau ikut pelatihan…

    makasih mas….

  6. Silahkan Mas Vijay…
    Saya senang kalau ini berguna bagi pembaca….

  7. rendra says:

    ” 2 tahun yang lalu saya pergi ke sebuah pesantren di Payton Jatim, tergerak mendengar sebuah kisah adanya Kyai yang bisa mengajarkan bahasa asing dalam waktu sangat singkat, melalui suatu pendekatan relijius dan do’a-do’a. Sayang belum sempat memodel secara komplit…, cuman ketemu dan ikut langkahnya sebentar, karena keburu malam.”

    Wah, sy tertarik dengan cerita diatas…bisa diceritakan lebih detail Pak Ronny..?

  8. gatot says:

    Pak Ronny betul kata pak Rendra,
    boleh dong diceritakan mengenai prosesnya sang Kyai dalam mengajarkan,
    siapa sih nggak mau bisa bahasa asing bermacam-macam?

    BTW maaf perkenalkan dulu pak?saya baru baca2 buku mengenai NLP nya pak Khrisnamurti juga di web ini,nama saya Gatot.Dan berkeinginan belajar dan ikut trainingnya.Langkah awalnya apa yg harus saya pelajari ?maksudnya jenis training NLP apa yg harus saya ikuti?dan berapa biayanya?
    terima kasih sebelumnya.
    sukses untuk anda semua

    mas gatotkaca

  9. Pak Rendra,
    Nanti saya tuliskan ya…
    Lain waktu saya ingin kesana lagi namun untuk interview lebih dalam…

  10. Pak Gatot yang baik…
    Anda bisa belajar NLP melalui cara apapun. Jika ingin terbaik tentunya melalui belajar langsung dengan sumbernya.
    Misal mengikuti Licensed NLP Practitioner, atau belajar langsung melalui coach dan diskusi praktek ibimbing oleh praktisi NLP.

  11. rendra says:

    Trims Pak Rony..

    Kita nantikan cerita pak Ronny tentang metode sang Kyai..

  12. HANIEV says:

    TAPI SOLUSI”y UTK PELAJAR SMA 17 thn ap…? yg tpat’y
    yg tU sih solusi utk bapa2 mas yg pnya pkrjaan n Bisa nyari KRJA

    UTK QTHA..? DISCON KALEEE YA MASS….(HHHHH)

  13. wiryono says:

    Hebat Mas Rony…., yang gak hebat 14 jutanya itu sama besar dari dana susulan korban gempa untuk perbaikan rumah di kl karangtalun, yang seharusnya 15 juta dipotong pemdes 1 juta je….

    Sebenarnya banyak yang pengin ikutan, tapi klo biayanya begitu besar apakah mampu di Yogya masih banyak yang berpenghasilan < 1 juta Mas. Coba survey…., lo ini berarti khusus utk HIGHT CLASS atau golongan THE HAVE

  14. @ Pak Rendra..
    Saya biasanya certakan itu di kelas Practitioner mas…
    Soalnya cukup panjang ..

  15. Mas Haniev dan Pak Wiryono.
    Pelatihan ini adalah Licensed, jadi tentunya ada licensing fee ke USA…

    Nah, kami juga sering kok mengadakan / diundang pelatihan NLP yang gratis atau murah meriah. Tetap berkualitas dan berguna, dengan berbagai topik.
    Namun tentunya tidak berlisensi…

    Sampai ketemu di pelatihan – pelatihan NLP

  16. Fadholi says:

    Mas Ronny,

    Saya baru saja selesai baca bukunya Mas KRISHNAMURTI, SHARE THE KEY, seru banget, terutama soal NLP dan portalnlp. Makanya saya berkunjung ke sini. Eee… di sini ternyata rame juga. Di atas disebut2 soal training, bisa dijelaskan sedikit??? Kapan/dimana. Tertarik juga nih…. Tks

  17. ibnu says:

    Assalamualaikum

    Salam Kenal Pak Ronny

    Step by step ini sangat membantu bagi saya..
    bagaimana saya bisa dapat info mengenai training NLP mas Ronny?

    terima kasih banyak

  18. vijay says:

    sore pak ronny,,,
    saya punya target ingin mengikuti kelas pak ronny tahun ini…
    do’akan ya…

    mau tanya pak,,,
    apakah tulisan yang ada di portal NLP sudah dibukukan???
    kalo belum,,, saya bersedia untuk membukukannya,,,

  19. Syahrul Ibrahim - Batam says:

    Salam buat Pak Khrisnamurti (MindSet master dalam buku SHARE THE KEY) bagus buanget dech..
    Terimakasih Pak Khris…

    Syahrul 081372237773

  20. Syahrul Ibrahim - Batam says:

    Saya Mau tanya pada semua rekan-rekan atau senior NLP,
    saya sudah sering ikut dan mengadakan sendiri acara semacam pelatihan / motivasi / seminar dll.
    tapi saya pengen tahu, bagaimana cara untuk bisa jadi GO PUBLIK…
    terima kasih buat siapa saja, special thanks to who has answer this quation to my e-mail : Syahrulkoto@yahoo.com and Bunguskoto@yahoo.com

    Syahrul Ibrahim (Buah Salek)
    0813 7223 7773

  21. Muh Idham says:

    Assalamualaikum wr wb
    Alhamdulillah artikel yang luar biasa bagus. Terima kasih mas Ronny Furqony. Maaf, Semula saya kira iklan bisnis internet marketing, jadi saya tidak keburu tertarik nge-klik. hari ini saya buka,..eh salah kira, ternyata buuuuwwwagus.
    Saya baru beberapa hari ini membaca portalnlp.com, namun sudah mengenal NLP sejak kurang lebih setahun yang lalu. Pernah ikut NLP Fast Track oleh dr. Gunawan yang diadakan di kota saya, Jombang Jawa Timur, setelah tertarik dengan LOA-nya film The Screet dan buku BAMM-nya Pak Adi W. Gunawan.
    Saat ini, saya ini saya dihadapkan pada dua pilihan, bekerja, yang tampaknya akan mengurangi aktifitas keilmuan saya. Kedua, menekuni ilmu, tapi bagaimana dengan kebutuhan finansial saya dan keluarga. Dilema ini saya rasa akan terjawab dengan menekuni NLP. Karena itu, saya mulai berniat untuk menekuni NLP hingga bener-bener bisa bermanfaat bagi kehidupan saya dan orang banyak.
    Saya tahu bahwa secara matematis uang saya di rekening tidak cukup untuk ikut pelatihan NLP plus kebutuhan pokok saya, tapi saya cukup yakin saya akan menuntaskan ilmu NLP dengan cukup baik tidak sampai lima tahun ke depan.
    Mohon doa dan dukungannya kepada Bapak-bapak kontributor artikel PortalNLP.com maupun para pengunjungnya.
    Terima kasih saya haturkan.
    Muh Idham
    Jombang, Jatim
    081234307184

  22. Melly Puspita Sari says:

    Artikelnya luar biasa mas Ronny … maklumlah saya ini baru belajar tentang NLP..makasih pencerahannya mas..

  23. moch.lutvi says:

    bagaimana cara saya mau mengikuti pelatihan NLP dan kapan waktunya,trmks

  24. setuju!!!!!! tips ini pernah saya praktekan ketika ikiut pelatihan hipnosis

  25. Wah, dahsyat banget nih!!! Saya ingat kata-kata Pak Tung: BERDAYA!!!

  26. Pau Tat says:

    Luar biasa tulisan Pak Ronny. Saya jadi teringat sesuatu hal yang dapat dinikmati terlebih dulu atau akan dinikmati tanpa harus membayar penuh untuk hal itu. Contoh asuransi kesehatan, bayar dikit dikit, kalau masuk rumah sakit karena sakit, maka tidak perlu membayar biaya pengobatan dan perawatan yang mahal atau barang-barang konsumtif yang dapat diperoleh dengan cara mencicil katakan 12 bulan tanpa bunga terkadang. Maksud saya dengan mengunakan kartu kredit.

    Pertanyaan saya apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu training dengan cara cicilan alias gesek kartu kredit?

    Trim’s – OPT

  27. Wawan says:

    Bung Ronny Yth.,

    Saya belajar NLP dari salah seorang murid anda. Jadi anda terhitung kakek guru saya… (Kho Ping Hoo maniac nih). Saya yakin masih banyak teknik NLP yg belum saya pahami dan kuasai. Namun beberapa teknik saya terapkan utk bantu teman2 n orang dekat saya (gratisan, untuk berlatih aja), eh ternyata ngefek (kaget juga sih campur senang). A.l collapsing anchor, CoE, phobia cure n aura modelling. Sy msh merasa blm menguasai NLP scr utuh. Pengennya sih belajar langsung dari sang “kakek guru”, moga berjodoh (jika saja diadakan di Surabaya). Atau, ada SARAN / TIPS untuk mempertajam skill NLP technical bagi orang2 kayak saya ini?

    Trims.
    WK.

  28. Wawan says:

    @Bung Rendra n Bung Gatot

    Menyimak tulisan anda ttg kiai di Jatim & penguasaan bahasa asing dg pendekatan relijius (ritual, doa), menarik. Saya pernah bertemu kiai tsb dan nyobain tekniknya, dibantu oleh santri2 senior (karena penasaran dan kebetulan pula, dekat dg tempat tinggal saya sih). Langsung saja sy diajari beberapa teknik ritualnya (dengan terlebh dahulu memberikan infaq; sama aja kayak “biaya kursus singkat” gitu). Alhasil, saya segera hentikan metode itu… Karena sy merasa “gak sreg”, apalagi setelah sy telusuri doa-doa aneh yg dipakai mirip pelafalan ahli sihir dlm cerita2 klasik, dan menyebut (dlm bahasa mereka, disebut “tawassul”, berperantara) nama2 aneh yg mirip nama2 jin dalam hikayat klasik Timur Tengah (duh… gini ni jadinya kalo tukang baca cerita horor..).

    Namun ada HAL MENARIK dari metode sang kiai tsb bagi pembelajar NLP (mohon kesediaan Bung Ronny membahasnya dalm perspektif NLP):

    1. Sebelum melatih kecakapan berbahasa (speaking), dlm jangka waktu tertentu (relatif) kita hrs mengamalkan (membaca) doa2 aneh itu dengan PENGHAYATAN penuh (REMAPPING? CoE, AURA MODELLING?).

    2. Dalam melatih penguasaan bahasa yg disebut2 secara instant” itu (speaking), kita hrs banyak menyerap LANGSUNG percakapan di TV sambil membaca lafal doa aneh itu (AURA MODELLING?).

    Note: skill yg diasah di pesantren tsb lbh kpd speaking (writting tdk bisa). Memang sih, sy lihat dan bicara langsung dg para “praktisi magic language” di pesantren itu. Mengagumkan memang: santri2 yg berpendidikan tdk tinggi, petani ndeso, dsb pada fasih berbahasa Inggris, Jerman, China. Saya sendiri ketika di pesantren tsb mencoba MEMODEL untuk fasih berbahasa Jepang dan China akhirnya saya tinggal (ngeri dg nama2 jin yg harus saya sebut.. hehe….). So, BELAJAR NLP AJA….

    Sekian sekilas info, mohon perkenan Bung Ronny segera membahas metode sang kiai tsb dlm PERSPEKTIF NLP.

    Thanks.
    WK

  1. [...] ini muncul karena terinspirasi oleh tanggapan dari Mas Bobby Febryanto, di artikel “Cara Mudah Mendapatkan Dana Pelatihan NLP”. Dengan sub bahasan [...]

Leave a Reply