Portal NLP ™

Membebaskan Belenggu Pikiran Dengan Neuro-Linguistic Programming

Posted by Krishnamurti On April - 12 - 2009 24 Comments

“Saya melihat almarhum Mama saya berdiri di depan saya dan tersenyuuum lembut…”

Dan, Thomaspun menjadi lebih tenang dan menangis terharu di studio Radio Sonora, Jakarta. Kebencian dan kemarahan dengan Sang Ibu yang sudah terjadi lebih dari 40 tahunpun, lenyaplah sudah…

Semua permasalahan selesai, semua dendampun luntur,  kemarahanpun sirna, hanya saat Thomas kembali menjadi bayi yang kecil, tanpa dosa… merasakan kembali Cinta Tulus, Cinta Suci, Cinta tanpa syarat dari seorang Ibu, seorang Bunda, seorang Mama untuk bayi tercinta, bayi tersayang, bayi tanpa dosa.

“Aduuuh, rasanya sangat tenaaang, damaiii dan nyamaaan sekali…”

Demikian ringkasan beberapa komentar SMS lainnya, yang masuk dari pendengar Radio Sonora 92.0 FM Jakarta, dalam acara Terapi Musik yang disiarkan setiap Minggu malam jam 22:00-24:00 yang sudah “On Air” sejak bulan Agustus 2008 lalu.

Berbagai macam Panduan Aktif yang saya bawakan, berbagai macam pengalaman yang di bagikan, serta berbagai macam ide, teknik, metode terapi yang disiarkan langsung dari studio Sonora Jakarta, untuk sahabat pendengar di berbagai kota besar di Indonesia. Dasar idenya…

Sederhana dan mudah

Memang, sangat banyak kembangan ide yang saya dapatkan dari belajar NLP Design Human Engeering (DHE) di Orlando, Amerika, Maret tahun 2008 lalu. Dari dasar ilmu tersebut, sudah puluhan teknik terapan yang saya kembangkan dan sedang saya tuliskan jadi artikel-artikel praktis, agar bisa digunakan oleh orang banyak juga, karena memang mudah sekali kok menerapkan ilmu NLP itu.

Kalo sulit, berarti ada yang salah dengan ilmu itu. Demikian pikir saya. Karena saya selalu berpikir mudah, maka jadilah mudah menerapkan  ilmu NLP itu, bahkan sangat mudah he he…

Nah, salah satu ide kembangan NLP dari DHE ini adalah ide terapi diri yang saya sebut saja…

Jadilah Bayi….

Ya, sebuah pengalaman yang memang pernah kita rasakan secara nyata. Memori itu pernah ada dan tidak akan pernah hilang dalam pikiran kita. Nah, inilah sumber daya yang luar biasa yang bisa kita optimalkan kembali. Bukan dari luar, justru dari dalam diri sendiri. Karena memang pernah kita alami…

Sulit untuk dijelaskan, sulit untuk dibagikan rasanya, karena pengalaman “Jadi Bayi” tersebut sangatlah personal dan tidak ada kata-kata, yang ada hanyalah rasa bayi, yang ada hanyalah wangi bayi, ya… hanya bayi… Dan, sekarang marilah kita “bermain” dengan teknik NLP terapan ala Krishnamurti. Semoga pas juga untuk Anda, baiklah…

Bagaimana cara kembali jadi bayi?

Mudah sekali, jadilah bayi. Tapi gimana dong? Oh oh, pikiran saya muncul lagi “Aha”, apa itu? Sederhana aja, belilah CD-CD lagi bayi. Sayapun mulai “hunting” CD-CD musik bayi, apa saja saya uji coba. Daa, akhirnya sayapun sering jadi bayi hua.. hua.. hua..

Berikut ini proses AWAL kembali jadi bayi:

1. Carilah CD lagu-lagu yang memang diciptakan untuk bayi, bisa musik klasik, bunyi-bunyi binatang seperti suara lumba-lumba yang memang diciptakan untuk bayi…

2. Putarlah satu atau dua lagu yang paling Anda sukai, gunakan fungsi REPEAT ONE agar lagu tersebut terputar terus-menerus.

3. Terus lakukan langkah nomor 2, sampai Anda menemukan lagu yang Anda rasa paling pas atau nyaman untuk Anda.

Mindset dasar latihan awal ini adalah Ingat! Alam Bawah Sadar Anda punya rekaman pengalaman ini semuanya. Jadi, biarkan batin Anda yang menuntun, bukan pikiran Anda.

Setelah Anda menemukan lagu bayi favorit Anda, sekarang marilah kita melakukan terapi diri dengan menjadi bayi.

Proses Terapi Jadilah Bayi

1. Siapkan suasana yang tenang, nyaman dan yang penting, Anda harus merasa sendirian, tempat yang personal. Tempat pribadi Anda, tempat sembunyi Anda. Jadi, baiknya Anda sendirian.

2. Teruslah putar musik bayi yang sudah Anda rasakan pas untuk Anda, seperti yang Anda lakukan di tahap Awal kembali jadi bayi. Atur pada volume suara yang Anda rasa pas dengan perasaan Anda saat itu.

3. Aturlah posisi tubuh selayaknya seorang bayi. Salah satu idenya:

3.a. Posisi bersujud, lakukan sampai merasa nyaman. Posisi sujud ini, persis seperti bayi saat berada di dalam perut Ibunda.

3.b. Posisi lainnya, bisa posisi duduk dengan kaki terlipat, tangan menyatu memeluk kaki. Seperti posisi saat kita duduk menahan dingin. Posisi dagu, menyentuh dengkul. Persis seperti monyet duduk, pernah lihat sebelumnya?

3.c. Posisi tiduran, dengan seperti bayi kecil dalam dekapan Ibunda.

Terus berada dalam posisi ini, sampai Anda merasa sangat nyaman dan natural…

4. Sekarang, mundurkan pikirkan Anda kembali ke saat-saat yang idnah di sekolah, misal saat SMU, saat SMP, saat SD, saat kelas 6, saat kelas 5, saat kelas 4, saat kelas 3, saat kelas 2, saat kelas 1, saat TK besar, saat TK kecil, terus mundur sampai saat-saat bayi, saat-saat belum bisa bicara, saat-saat dipeluuuk hangat…. saat-saat diciuuum lembut… saat-saat didekaaap nyamaaan…

5. Bernafaslah seperti layaknya bayi, nafasnya ada di perut, sering disebutnya nafas perut.

Bila perasaan di atas ini muncul kembali, katakan dalam Jiwa Anda:

Lepaskan apa yang harus dilepaskan…

Maafkan apa yang harus dimaafkan…

Ampuni apa yang harus diampuni…

Kembalilah… kembalilah.. ke hakikat aku dilahirkan…

Catatan:

- Silakan banget untuk gunakan kalimat-kalimat hikmah lainnya. Bisa diambil dari berbagai Kitab Suci di dunia ini, yang sesuai dengan Iman Keyakinan Anda masing-masing…

Berbagi Perasaan

Pengalaman para pendengar Radio Sonora tentang terapi “Jadilah Bayi” ini, sungguh sangatlah banyak. Berbagai macam pengalaman, yang sangat mengharukan. Menyembuhkan bahkan sangat menguatkan satu sama lain, termasuk saya sendiri he he…

Selamat menikmati pengalaman terapi “Jadilah Bayi” ini, silahkan bagikan teknik ini ke orang lain yang kiranya membutuhkan.

Bila Anda punya pengalaman yang ingin dibagikan, setelah melakukan terapi “Jadilah Bayi” ini, silahkan tulis di kolom komentar ini, atau email ke saya: krishnamurti@indo.net.id dan bila Anda berkenan, pengalaman Anda akan saya masukan dalam buku saya yang ke 3, khusus tentang Terapi Musik ini, sebagai pengalaman kisah nyata.

Oaaak… oaaak… oaaaak… preeeet… (duh mencreeet)

Jakarta, Minggu Bangkit, 12 April 2009

Krishnamurti

Mindset Motivator

24 Responses

  1. Sugiri Soedjijo says:

    Bgs banget tehnik praktisnya…tks dah di sharing buat kita2…jadi terbayang kelembuat fisik dan hati bayiku..

  2. dw says:

    ketika dipraktekan tiap manjur pisan.membawa ketenangan dan kedamaian ke dalam hati. visualisasi kehidupan itu indah dan menambah keyakinan hati dalam bertindak.makasih pak krishna ilmunya mujarab pisan.

  3. Krishnamurti says:

    Dear Mas Sugiri,

    Syukurlah jika demikian, semoga kebahagiaan ini, bisa dibagikan juga ke org lain, agar makin banyak yg bisa menikmatinya…

  4. Krishnamurti says:

    Dear DW,
    Semoga ketenangan dan kedamaian yg muncul dalam hati ini, bisa berhikmah dlm kehidupan ini…

    Selamat!

  5. Thank banget Pak Krishna karena kita semua sudah dibagi ide “AHA” nya. Saya sudah mencobanya. Tetapi itu harus dilakukan pada saat-saat hening, ketika anak-anak sudah tidur dan tidak ada gangguan lainnya.Pertama kali sih musik Beethovent dan Mozart yang waktu hamil dulu sering saya dengar mesti saya ulang-ulang terus. Akhirnya saya dapat menemukan ketenangan, lebih tenang dan lebih tenang. Akhirnya saya dapat melupakan semua kejadian buruk hari itu dan saya tertidur, besok pagi ketika bangun, kepala jadi ringan,pikiran jadi plong, awal hari yang baik dan dapat saya jalani hari itu dengan ketenangan dan semangat baru. Jika pikiran lagi mumet, sumpek dan bingung, maka terapi musik ini sangatlah mujarab. Ditunggu lagi ide-ide cemerlangnya Pak Krishna.

  6. Krishnamurti says:

    Dear Shyannie,

    Wah, ikut senang sekali mendengar sharing ini, sungguh sangat menguatkan. Silahkan juga dibagikan ke teman2 lain ya…

  7. hade says:

    Buku ke-3?
    Yang saya tahu baru share the key…., satunya lagi buku yang mana Mas Krishna…

  8. krishnamurti says:

    Dear Hade,

    Buku ke 2 sdh masuk ke percetakan, sdg dlm diskusi teknis. Jadi, rencananya buku ke & 3 akan lahir kembar he he he….

    Pokoknya surprise deh, msh nunggu ijin dari DIA kapan waktu yg pas utk terbit…

  9. hade says:

    Buku ke-2 lanjutan dari share the key kah?
    Jadi penasaran nih….hehe…

  10. Hardianto says:

    Mas Krishna, terima kasih atas tip2 tadi malam (11-04-09) di sonora ya. kalau saya boleh tahu judul dari musik relaksasi yang tadi malam dan bisa beli di mana cd tersebut?

    Semoga Mas Krishna selalu bahagia dan sehat

    Thank ya

  11. Krishna says:

    Dear Hardianto,

    Syukurlah jika tips2 terapi musik semalam di Sonora bisa berhikmah, CD2 yg sy gunakan adalah CD2 utk bayi, spt Baby Einstein, bisa dibeli dimana saja, di toko2 CD spt Disc Tara dll…

    Selamat menikmati terapi ini

  12. Surya says:

    Saya terharu,

    Atas apa yg telah ibu saya lakukan sejak saya kecil
    sampai saat ini..

    masih banyak dosa yang perlu pengampunan
    Namun perasaan tenang ini telah membimbing
    untuk menjadi lebih baik lagi…

    Terima kasih Pak Krish atas sharingnya..

  13. Surya says:

    Saya terharu dan bahagia,

    Atas apa yg telah ibu saya lakukan sejak saya kecil
    sampai saat ini..

    masih banyak dosa yang perlu pengampunan
    Namun perasaan tenang ini telah membimbing
    untuk menjadi lebih baik lagi…

    Terima kasih Pak Krish atas sharingnya..

  14. krishnamurti says:

    Dear Surya,

    Syukurlah bila berhikmah, terus melanjutkan perjalanan sukses Anda…

  15. aperta says:

    pengen pak jadi bayi lagi…bebas,gak ada tanggung jawab bisa gangguin semua orang.yang pasti tidak punya dosa sehingga mudah dekat dengan Allah…salam salut

  16. krishnamurti says:

    Dear Aperta,
    Ya, asyik banget jadi bayi, gak pernah pusing mikirin minyak sayur harganya naiiiik hi hi hi…

    Iya, ya… salah satu kelebihan bayi, dia gak punya doa, shg dekat dengan Allah… Sy mau terus latihan teknik ini ah…

    Salam salut juga utk bayi-bayi…

  17. Media Eka Putra,M.Ag says:

    Aslmk, salam kenal pak krishna, saya pengagum program bapak, saya seorang pegawai pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tepatnya di KUA. Selain memberikan materi bimbingan bagi calon penganten, saya sering juga menyelesaikan masalah rumah tangga yang bermasalah. Alhamdulillah, berkat metode tasauf (spritual klasik) di ramu teori NLP (sritual modern) banyak pasangan pengantin yang terbantu. Saya ucapkan terima kasih, serta berharap suatu saat bila Bapak memberikan pelatihan di Padang saya bersedia sebagai fasilitatornya, terima kasih…

  18. Sagita says:

    Saya ikut terapi balon cinta, tapi tidak memberi efek maksimal. Lalu saya buka artikel be a baby lha koq malah ini yang membuat saya menangis dan merasa bersalah pada orangtua

  19. Krishna says:

    Dear Media Eka Putra,

    Syukurlah jika demikian dan artikel2 yg ada dpt berhikmah utk calon penganten di Padang. Semoga hikmah ini terus bergema utk org banyak.

    Sy sangat suka dg pantun2 dr Sumatera Barat. Sy sangat kagum dg Budaya Minang…

  20. Krishna says:

    Dear Sagita,

    Ya, memang hidup ini misteri. Ada saja yg pas utk diri ini, syukurlah jika demikian. Sy ikut senang mendengar sharing ini…

  21. Tulisan anda kembali menjadi bayi mengingatkan pastor tentang 2 hal yakni 1) sabda Dia, lahirlah kembali atau jadilah seperti anak anak! 2) pengantar kitab tao te ching, kunci kesempurnaan justu menjadi bayi atau wanita. pastor belum menangkap filosofi DHE. sekiranya sudi, shaingkan filosofi DHE. makasih.salam dan doa dari bangka

  22. angga says:

    sungguh menakjupkan dgn mengikuti terapi menjadi bayi dari mas krisnamurti. perasaansaya menjadi tenang kembali. terimakasih mas krisnamurti.

  23. Krishnamurti says:

    Dear Pastor Titus,

    1. Wah, benar sekali, sungguh sangat menguatkan, semoga bisa berguna utk org banyak.

    2. Wow, akan sy gali lebih dalam. Sangat menarik…

    Utk DHE, nanti sy sampaikan hasil pengalaman yg sy alami, setelah ikut pelatihan tsb…

  24. Krishnamurti says:

    Dear Angga,

    Syukurlah bila bisa merasakan perasaan tenang kembali, krn setelah itu akan muncul potensi yg lebih dahsyat. Selamat menikmati

Leave a Reply