Tip Praktis NLP#73: Ikhlas “Energi yang bisa merubah kehidupan”
Getaran Ikhlas ternyata bisa dirasakan…
“Selamat Pagi Mas Krishna, terima kasih Mas Krishna, walaupun Mas Krishna agak lelah namun tetap menyempatkan diri untuk memandu Terapi Musik di Sonora. Ini sangat membantu saya mengatasi keinginan bunuh diri yang setiap saat muncul, walaupun saya sadar itu dosa. Namun sulit untuk mengendalikannya. Sekali lagi terima kasih, doaku selalu menyertai langkah Mas Krishna – Devi, Jakarta” 8-June-2009 00:40:58
Sungguh saya tidak tahu apa yang menyebabkan Devi, salah satu pendengar setia Radio Sonora Jakarta, mengirimkan SMS ini langsung ke HP saya. Mungkin juga karena malam sebelumnya saat siaran acara Terapi Musik di Radio Sonora Jakarta jam 22:00-24:00, saya sempat sekilas menyampaikan bahwa memang saya sedang lelah karena kegiatan pelatihan yang sangat padat selama seminggu itu, namun mengingat banyak orang yang ingin curhat, sharing masalah kehidupan pribadi, konsultasi, ngobrol ataupun menunggu panduan aktif untuk relaksasi dan terapi, maka saya putuskan untuk tetap ikhlas melayani para sahabat pendengar Radio Sonora dimanapun berada pada malam Senin itu.
Mungkin? Ya, mungkin saja getaran semangat ikhlas melayani inilah yang mungkin dirasakan oleh Devi, mungkin saja…. Saya juga tidak terlalu tahu. Niat saya hanya ingin terus melayani saja… Walau jujur, saat itu saya sedang lelah secara fisik. Namun, karena sejak awal acara tersebut diluncurkan dengan…
Misi Melayani Pendengar
Sungguh tidak terasa, bahwa terhitung Agustus 2008, sudah setahun sudah saya memandu acara Terapi Musik di Radio Sonora Jakarta yang memang sejak awal bertujuan untuk berbagi. Maka sejak awal, sampai saat ini dan seterusnya (jika DIA masih memberikan nafas he he he) saya akan terus sempatkan melayani para pendengar radio Sonora.
Banyak orang bertanya mengapa saya mau mengisi acara Terapi Musik di Radio Sonora sampai tengah malam, walau tidak mendapat bayaran? Jika ditanya demikian, saya akan balik bertanya: “Mengapa harus minta bayaran? Ha ha ha ha…” (tertawa lepas khas Mbah Surip). Banyak orang belum mengetahui rahasia menjadi pribadi kreatif adalah justru dengan berbagi dengan ikhlas. Ya, karena dengan…
Ikhlas Memberi, kita Menerima
Apakah pasti kita akan menerima saat berbagi dengan ikhlas? Sederhana aja, karena ada yang jadi output, maka akan datang input. Pertanyaan di atas, saya lanjutkan dengan pertanyaan yang bersifat pernyataan: “Bukankah saya yang lebih banyak mendapat manfaat dari pelayanan tersebut?”. Nah, lho makin bingung, kan?
He he he… Sungguh, sayalah yang paling banyak mendapat manfaat dari acara Terapi Musik di Radio Sonora tersebut, sejak saya melayani para pendengar di acara ini, ada saja ide-ide baru muncul saat sesi melakukan terapi. Baik yang muncul tiba-tiba ataupun mendapat ide dari berbagai guru di Nusantara yang saya temui, khususnya Bapak Tjokorda Gde Rai dari Karang Asem, Ubud, Bali. Beliau sangat banyak memberikan ide-ide terapi yang menurut saya sangatlah luar biasa. Wajar para pembelajar NLP dari seluruh dunia terus mengunjungi beliau untuk berguru, modelling atau kegiatan lainnya, seperti minta diterapi.
Lelahkah?
Pertanyaan lain yang sangat sering muncul: “Emangnya bapak gak lelah ngisi acara radio sampai tengah malam?”. Ya, pastilah. Apalagi selesai siaran tengah malam, kadang saya sempatkan evaluasi sejenak dengan teman-teman di studio, lalu kembali ke hotel yang disiapkan oleh Radio Sonora, mandi air panas sejenak, barulah bersiap tidur sekitar jam 01:00 atau 01:30 dini hari.
Dan, bangun jam 5:30an pagi untuk kembali ke Radio Sonora menemani para pendengar Radio Sonora khusus Ibukota Jakarta yang sedang bermacet-ria di jalanan dengan tema “Motivasi Pagi”. Harapan kami dengan acara ini, berbagi semangat, berbagi energi positip, berbagi senyum dan berbagi hal lainnya, agar para pendengar “hatinya” bisa adem saat tiba di kantornya masing-masing.
Lho, lalu apa manfaat dari sebuah kelelahan?
Ya, saya belajar mengatasi diri agar tidak lelah. Saya belajar agar tetap fit, tetap sehat, tetap semangat walau sudah tengah malam. Saya terus menerapkan apa yang telah saya pelajari dari berbagai guru saya, seperti Eyang Bandler, Engkong Grinder, Bapak Tjokorda, Ustadz Aceng, Banthe Subbho, Bapak Haji Izaidin, Romo Somar, Bu Ijo dan lainnya.
Artinya kelelahan dalam melayani ini, menjadi peluang bagi saya untuk terus mengembangkan potensi diri agar menjadi lebih optimal, lebih efektif, lebih produktif dan lebih mendekatkan diri pada DIA yang Maha. Agar niat ini tetap luruuuus…
Ah, sungguh berkat dan rochmad yang luar biasa. Dengan kegiatan melayani di Radio Sonora, saya malahan terus mendapat teknik-teknik, cara, metode baru untuk olah diri, olah tubuh, olah pikiran dan olah perasaan yang saya yakini datangnya dari DIA. Dan, saya yakini agar saya bisa terus sehat, DIA mengirimkan saya ahli gizi makanan. Saya mendapat kiriman Guru yang ahli dalam teknik olah nafas. Saya dikirimi Dokter Ahli Terapi Ozon. Saya dikirimi Shinshe Hendra yang luar biasa untuk membuat tubuh saya tetap sehat. Saya dikirimi tukang pijat syaraf yang hebat buangeeet. Sekali pijat, saya langsung jreeeng. Dan, hal lain yang menurut saya sungguhlah berkah yang luar biasa adalah terusnya muncul…
Ide kreatif cemerlang
Ada saja ide baru, ide kreatif, ide solusi atau ide-ide lainnya, yang tidak pernah ada habisnya muncul di benak saya. Seperi harta karun yang berlimpah, yang sungguh tiada tara. Saya sulit untuk menceritakannya, hanya bisa Anda syukuri dan rasakan, saat Anda terus ikhlas berbagi untuk kehidupan ini…
Ide kreatif cemerlang ini terus muncul begitu saja dan membuat banyak klien, baik dari perusahaan maupun perorangan menawarkan pekerjaan. Bisnis pelatihan saya berjalan dengan sendirinya tanpa promosi atau iklan. Saya terus diundang untuk bertemu, diskusi, personal coaching atau personal terapi, baik dari Pemilik perusahaan, CEO, Pejabat, Artis, Group Band dan dari berbagai kalangan lainnya, termasuk teman-teman saya para tukang becak, pemulung, anak-anak jalanan he he he…
Akhir kata
Karena banyak pekerjaan, akhirnya artikel ini harus berakhir dengan kata ahir he he… Melalui artikel ini:
- Saya ingin membangunkan kembali keyakinan Anda agar teruslah berbagi dan berbagi untuk kehidupan ini, agar kehidupan ini menjadi lebih baik. Memang tantangannya besar, namun buahnya juga sangatlah maniiis…
- Saya ingin berbagi keyakinan bahwa melayani dengan ikhlas, berbagi dengan ikhlas, sungguh akan berbuah yang luar biasa. Inilah (menurut saya) salah satu kunci sukses yang pasti.
Dengan terus menabur benih kebaikan, benih kebenaran, benih buah yang manis, itu saja belum tentu semua benih akan tumbuh. Kadang tanahnya gersang, kadang tanahnya kurang air, kadang tanahnya kurang subur. Namun dengan terus menabur dan menabur, maka pasti ada bibit buah yang tumbuh. Yakinlah…
Yakinlah pasti ada panenan…
Saudaraku, teruslah fokus menabur benih, bukan sibuk memetik hasil panenan atau malahan mengambil panenan orang lain yang bukan menjadi hak kita.
Jadilah pemberi energi.
Be an ENERGY GIVER bukan energy sucker…
Krishnamurti – Mindset Motivator (katanya sih ha ha ha ha versi Mbah Surip)
NB:
Artikel ini saya buat, dalam rangka memperingati setahun sudah acara Terapi Musik di Radio Sonora yang on-air mulai 17 Agustus 2008 lalu, pada setiap hari Minggu jam 22:00-24:00




















(On August 26th, 2009 at 1:59 pm)
hahaha….
koq saya lucu ya membacanya…
hahaha…(tertawa khas mbah surip)
(On August 26th, 2009 at 2:03 pm)
Doni,
Mesti gitu, kita harus rayakan kehidupan ini ha ha ha ha… (ikutan Mbah Surip)
(On August 26th, 2009 at 3:58 pm)
bbrp kali rie jadi saksi sebuah tekad seorang krishnamurti utk siaran plus ide spontan utk siaran, khususnya siaran by phone krn lagi di luar kota, misalnya : di sebuah pagi coffee shop begitu landing di Ambon selepas perjalanan panjang, malam2 keliling halaman resort di sukabumi buat cari2 sinyal biar bisa siaran sambil telp diangkat tinggi2…hehehe…pokoknya behind the scene siaran by phone kadang lucu sekaligus mendebarkan…terus berkarya dan berbagi, mas krishna
(On August 26th, 2009 at 4:07 pm)
mantap pak … caranya agar bisa ikhlas gimana pak? apa saja tehnik NLP yang bisa dipakai untuk ikhlas?
(On August 26th, 2009 at 10:56 pm)
Daurie,
Oh ya, kamu jadi saksi “behind the scene” ya ha ha ha, ternyata seru juga, jadi tahu kalo sy juga tegang ha ha ha…
Thanks atas persaudaraannya
(On August 26th, 2009 at 10:57 pm)
Dear Adha,
Utk ikhlas, tdk perlu teknik2 NLP. Krn ilmu ikhlas itu lebih tua dari NLP yg baru 40an thn.
Kuncinya mudah sekali, teruslah berbagi dan berbagi sampai itu menjadi hal yg biasa saja & mendarah daging. Sampai Anda sangat menyenanginya…
(On August 27th, 2009 at 2:25 am)
Buat Mas Krishna….. ga ada lagi kata2 yg bisa sy sampaikan disini, hanya ucapan syukur dan terima kasih sy dari hati yg paling dalam, syukur bisa berkenalan dgn mas krish (walaupun tanpa sengaja ya he..he..he..) dan terima kasih byk buat saran serta motivasi yg selama ini sy dapatkan dari mas krish via Terapi Musik dan Motivasi Pagi di Radio Sonora, sedikit byk sudah merubah pola pikir dan menjalanin hidup ini. Sekali lagi Terima Kasih… Tuhan Memberkati Mas Krish selalu.
(On August 27th, 2009 at 3:24 am)
Berbagi dan Ikhlas, kata kunci yang membuat hidup ini menjadi lebih bermakna.
Thanks mas buat inspirasinya.
(On August 27th, 2009 at 4:28 am)
pak krish, sy n temen2 bikin komunitas bisnis y mengembangkan semangat memberi gratis seperti y bapak lakukan, meskipun banyak kendala, kita tetep maju terus … semangat ya pak!
(On August 27th, 2009 at 9:49 am)
Dear Mas Bambang,
Thanks atas doanya, semoga makin menguatkan utk terus berkarya… Juga semoga berhikmah…
(On August 27th, 2009 at 9:51 am)
Dear Mas Priyo,
Wah, syukurlah jadi ikut terinspirasi yooo. Gak apa dg hambatan & tantangan, krn itu ujian MISI apakah bisa terus jalan…
(On August 27th, 2009 at 9:52 am)
Dear Leli Muliana,
Syukurlah jika demikian, ikut senang mendengar perubahan diri kamu yg semakin baik, salam juga dari Radio Sonora, saemoga kami bisa melayani lebih baik lagi…
Tetap on-air yooo & teruslah melayani dan melayani…
(On August 28th, 2009 at 2:40 am)
Terima kasih sharing ilmu ikhlasnya,
rasa terasah menjadi indah dan indah.
What a wonderful world.
(On August 28th, 2009 at 6:20 am)
Ada cerita,suatu hari bule ikut seminar mengenai personal development di Indonesia.Nah,pas pembicara bilang & menyampaikan penjelasan ttg IKHLAS,si bule belum mudeng/ngeh hal tsb.
Bertanya lah si Bule kpd pembicara apa c yg dimaksud dgn IKHLAS ini,tak disangka pembicara jg bingung & kaget akan hal ini karena menurut kamus bahasa ind.tdk ada penjelasan ini.
Akhirnya,pembicara jwb ke Bule bw arti IKHLAS itu sama dengan U pas buang hajat lah..,he..he…,
salam sukses selalu
D1Q-Arek Suroboyo
(On August 28th, 2009 at 11:33 am)
Dear Nunung Sumiyati,
Ya. saat kita berbagi dg ikhlas, hiduppun akan menjadi sangat indah dan makin indah…
What a wonderful world…
(On August 28th, 2009 at 11:34 am)
Dear Dicky,
Ha ha ha itu betul banget, saking ikhlasnya, malah gak sempat mikir ha ha ha…
(On August 30th, 2009 at 10:05 am)
Terima kasih Bapak Krishna, yang dengan semangat dan serius membekali kami semua mulai kemarin malam di Hening Griya Baturaden – Purwokertom, kami dan teman-teman merasa seperti ACCU yang habis di Charge lagi, dan saya pribadi yang sempat mengobrol dengan Bapak, yaitu masalah anak saya yang Autis, kami hanya bisa berdoa dan semoga segala amal baik Bapak dan talenta Bapak dapat semakin mendapat rahmat dan rejeki dari Tuhan, Goodluck Bapak Krishna, saya akan banyak belajar dari Bapak.
(On August 30th, 2009 at 2:07 pm)
Dear Mas Dwiyanto,
Sy juga sangat bersyukur mendapat kesempatan berbagi dg teman para Guru di Hening Griya, sungguh sebuah kesempatan yg indah.
Semoga kita bisa membantu si kecil, sy akan carikan infonya…
(On August 30th, 2009 at 2:49 pm)
Aduh, saya serasa mendapat durian runtuh, masak Bapak yang mungkin masih dalam perjalanan pulang, koq ya sempat2 nya membalas email saya, wach bisa2 dalam sehari he.he… puluhan atau mungkin ratusan email, lha terus kerjanya kapan ? maaf ini hanya bercanda, saking penasarannya saya kontak beberapa teman, dari Bogor katanya Bapak habis memberikan seminar di SMA Mardi Yuwana, terus teman di Surabaya, juga Bapak habis dari sana, terus saya ngubek2 Internet, he…he… dapat 10 Materi dari Bapak Krishna Murti Semua, saya jadi bertambah semangat, apalagi Motivasi Bapak, jadi penyiar di Radio Sonora yang sudah 1 tahun, tanpa bayaran, wach luarrrrr biazaaa, jaman sekarang masih ada insan yang seperti Bapak, suatu saat kami akan mengundang Bapak Krisna lagi ke Purwokerto, Oh ya waktu menampilkan Foto di Sintang Kalbar, rumah yang diatas sungai itu namanya Lanting, saya dulu pernah sampai di Putus Sibau, Hulu Sungai Kapuas, Sambas, Mempawah, Kayan Hulu, dan daerah sekitar Kalbar disana 4 tahun,dan sekali lagi saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Bapak, terutama untuk anak saya Ingga yang Autis, dan salam buat si kecil Bidadari, yang mungkin sudah menunggu Papanya pulang, Sukses selalu, GBU
(On August 30th, 2009 at 11:38 pm)
Dear Mas Dwi,
thanks atas doanya, sy sdh serahkan hidup ini utk Dia he he… Biar hidup gak usah mikir ha ha ha…
Salamnya disampaikan…
(On September 2nd, 2009 at 3:27 pm)
Hhhmm…Inspiratif sekali, sederhana, simple, tapi mendasar, powerfull dan sangat aplikatif sekali..ibarat lagu, seperti lagu2 Beatles yang sederhana tapi bertahan sampai sekarang…haaa..haa…haa..haa…(ala Mbah surip)..
Ilmu Ikhlas…memang sakti ya Kang,..gak heran Sedona method disono jadi sandaran para pakar…
Salut buat Bang Krishnamurti….semoga Energy Giver nya sampai akhir hayat ya Bang…haa..haa..haa..haa..(Mbah Surip)..
Salam salut,
kun
(On September 2nd, 2009 at 3:37 pm)
Dear Bang Kun,
Thanks buanget atas doanya yg menguatkan agar terus berbagi dan berbagi dg ikhlaaaas….
Salam salut juga utk Anda,
(On September 3rd, 2009 at 4:27 am)
Wahhhhhhhhhhhh…thx pak peneguhannya. Mudah-mudahan nular keinginan untuk terus berbaginya. Hayoooooo terbang tinggi. Itu kata yang selalu Anda bilang.
(On September 3rd, 2009 at 4:47 am)
Dear Emmy,
Semoga menular dan terus tularkan yooo…
Emang sayapnya sdh kuat ya?
Kalo gitu, yok terbang!!!
(On September 19th, 2009 at 6:00 am)
As Wr Wb
Mas krisna aku belum perna mendengar radio terapi musik tapi dari komentar sahabat- sahabat luarbiasa saya sangat setuju kita harus selalu menebar kebaikan dengan penuh keiklasan kalau boleh saya bilang iklas itu bagaikan bilangan tak terhingga yang hasilnya perbuatan kita pun tak terhingga bagaikan kita menanam 1 biji padi tumbung 1 ulir masing-masing ulir menghasilkan ratusan butir itulah jika kita menebar kebaikan dengan iklas
setyabudi
(On September 19th, 2009 at 12:59 pm)
Dear Setyabudi,
Betul sekali, itulah salah satu makna ikhlas. Sulit utk dipahami buahnya, namun cukup dijalankan saja & biarkan buahnya terus berbuah…
(On September 25th, 2009 at 3:23 am)
mas krishnamurti, ketika mas krisna mampu mencapai ke titik ilmu ini, tentu hidup menjadi lebih bahagia. pengalaman seperti itu pernah pastor alami. akhir akhir ini pastor belajar membangun rapport dengan semut-nyamuk-burung walet.kita bukan mengiklaskan diri untuk digigit semut atau nyamuk, tetapi bersahabat dengan mereka sehingga kita bisa hidup berdampingan tanpa mengiklaskan diri digigiti. he he …. selamat berkarya terus mas krisna. makasih sharing anda luarbiasa
(On September 26th, 2009 at 3:04 am)
Dear Pastor Titus,
Thanks atas sharing & doa yg sangat menguatkan ini, sungguh membangkitkan semangat utk terus melayani dan berbagi…
Salam utk semua saudaraku di Bangka yooo
(On October 17th, 2009 at 1:37 pm)
” yahooooooooooooo ”
oleh Djuliawati Agusriwan
asl ….asl….
itu kalimat pertama,
aach…tak ada yang serius,
semua permainan.
asl …asl….
lalu kujelaskan,
aku wanita,
berumur 17 tahun bila di tempat tidur…
asl …asl….
akhirnya penggemarku dari berbagai penjuru,
dan aku pun jadi bingung….
aku tak serius ..
asl…asl…
akhirnya aku hentikan permainan ku
ach maafkan aku,
aku bosan dengan yang tak jelas,
buat pusing kepalaku
(On November 18th, 2009 at 8:06 am)
saking ikhlasnya jadi ga sadar apakah kita sudah ikhlas atau belum ikhlas,,.dan ga peduli apakah itu disebut ikhlas atau tidak..
iklhas tidak bisa dijabarkan dg kata kata…tapi energi ikhlas bener2 kerasa…
yang dari hati…pasti sampai kehati..
mas krishna …anda luar biasa..
kbayang..btapa ditengah kesibukan anda..masih keluar respon menyejukkan bagi para pendengar yang setia menunggu anda..
ikhlas,,,ya ikhlas..sekali lagi ikhlas..
nyesssss….cessss…
(On November 19th, 2009 at 5:14 am)
Dear Tovic,
Ya, benar sekali kata ikhlas itu tdk bisa & tidaklah mudah utk dijabarkan, namun bisa dirasakan. Salam persaudaraan utk Anda…
Teruslah terbang tinggi…