Tip Praktis NLP#79: Tiuuup Ikhlas “Teknik Lupakan Pacar Cinta Pertama”

“Duh, gara-gara Facebook saya jadi teringat lagi dengan pacar cinta pertama saya, nih!”

Demikian seorang cerita teman sambil menggaruk kepala, walau tidak ada ketombe he he…

Entah kenapa, dari pengalaman saya memandu acara Terapi Musik di Radio Sonora  92.0 FM Jakarta, salah satu TopList pertanyaan adalah melupakan seseorang yang pernah dicintai di masa lalu. Yang lainnya, mengikhlaskan pacar yang menikah dengan orang lain. Serupa lainnya, bayangan pacar cinta pertama yang tetap muncul walau sekarang sudah menikah.

Mengapa bisa muncul kondisi demikian?

Ya, tentu si Facebook-lah biang keroknya he he… Mengapa? Karena si-“muka-buku” itu sangat membantu menghubungkan seseorang dengan orang lainnya sedemikian mudah dan cepat. Bayangkan, kita begitu mudahnya bisa bertemu kembali dengan teman SD yang sudah tidak pernah berjumpa sejak 30 tahun lalu.

Nah, ditambah lagi kita pernah menyimpan kenangan indah dengan orang itu. Wajahnya tersimpan indah selama 30 tahun di “hati” kita cihuuuy… “Sudah kita lupakan, sudah kita lupakan. Itu adalah masa lalu”, demikian kita mengatakan jika ditanya tentang wanita “cantik” tersayang saat SMP tersebut he he…

Kekuatan Sebuah Memori Tersayang

Namun, saat ‘wajah lama” itu muncul kembali dengan raut yang sudah berbeda, lebih tua, gigi ada yang ompong, sudah agak peot, ada bekas jerawat, entah kenapa perasaan kita bisa memutar kembali film tentang “Cinta Pertama” yang cantik indah versi 30 tahun yang lalu. Puciiiing…. (Sssst… Ini pengalaman pribadi, tauk!) he he… Ternyata otak tidak mengenal “waktu”. Kita bisa memutar film pengalaman masa lalu yang indah, menjadi film masa kini…

Begitulah kekuatan pikiran, kekuatan otak menyimpan memori, sebuah memori yang di-save dengan perasaan yang kuat yakni perasaan Cinta Pertama. Sungguh powerfull, sungguh dahsyat. Bila digunakan dengan benar, seperti untuk menanamkan sebuah impian, maka kita akan mempunyai tenaga yang sangat kuat, untuk terus mengejar dan mewujudkan impian tersebut.

Mengganggukah Memori Tersayang itu?

Nah, pertanyaan berikutnya. Mengganggukah Memori Tersayang itu? Jawabannya, bisa ya, bisa juga tidak. Tergantung kita saja, si pemilik pikiran tersebut. Selama, kita bisa “melupakan” cinta pertama itu, tentu memori tersayang ini tidaklah terlalu mengganggu. Namun, jika memori tersayang ini adalah pengalamanan yang sangat indah dan masih sangat melekat dengan hidup kita saat ini, tentu sangatlah sulit melepasakannya. Ya, sekali lagi kuncinya adalah melepaskan keterlekatan. Pertanyaan selanjutnya…

Mungkinkah dilepaskan?

Tentu sangat mungkin. Beratkah? Iyalaaah… Kalau memang saat itu kita sungguh-sungguh mengalami Cinta Pertama itu. Jujur nih he he…

Berikut ini sedikit ide praktis bagaimana melepaskan ataupun melupakan pacar cinta pertama kita. Ide atau teknik ini, hanyalah ringkasan dari beberapa pengalaman yang pernah saya lakukan sendiri, baik saat bertemu langsung dengan teman-teman yang memerlukan bantuan ataupun hasil dari respon para pendengar acara di radio yang saya pandu. Nah, berikut ini kunci yang paling penting…

Benarkah aku ingin melepaskan memori indah tersebut?

Ya, pertanyaan awal yang paling penting. Apakah aku benar-benar ingin melepaskan memori indah tersebut? Karena perlu sebuah keputusan yang kuat, sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Atau, malah jangan-jangan selama ini aku menikmati memori indah bersama pacar pertamaku? Jangan-jangan aku menyesal dengan kehidupan saat ini (maksudnya dengan pasanganku saat ini ha ha ha)? Ah, jangan-jangan aku masih mencintai pacar cinta pertamaku?

Pertanyaan lainnya: Apakah aku mau menyimpan memori pacar pertamaku sampai mati?  Apakah mau mengikuti perkataan Mbah Surip: “Tak gendong kemana-mana…” Nah, jika kita sudah benar-benar yakin ingin melepaskan memori indah dengan pacar cinta pertama itu, barulah…

Ambil Keputusan!

Ya, ambillah sebuah keputusan. Keputusan untuk melupakan. Keputusan untuk melepaskan. Keputusan untuk berubah. Keputusan untuk melanjutkan perjalanan yang baru. Keputusan untuk hidup baru. Keputusan untuk hidup di dunia nyata, bukan di masa lalu. Keputusan untuk menerima kenyaaan saat ini. Keputusan untuk hidup di saat ini, sekaraaaang…

Setelah membuat keputusan, maka langkah-langkah untuk melupakan pacar cinta pertamapun menjadi lebih mudah.

Tahapan melupakan pacar cinta pertama:

  1. Ambillah posisi duduk yang nyaman. Memutar kembali lagu kenangan cinta Anda, cukup membantu untuk memutar kembali kisah film yang pernah terjadi he he…. Lalu, pejamkan mata dan tariklah nafas yang ringan dan buanglah sebanyak mungkin, sampai Anda merasa makin nyaman dan makin nyaman.
  2. Setelah terasa makin nyaman, bayangkan kembali diri Anda saat masih remaja, mungkin saat SMP, mungkin saat SMA, saat Anda merasakan jatuh cinta yang pertama atau boleh juga memori lainnya yang Anda ingin “buang” atau lepaskan.
  3. Bimbinglah diri Anda yang masih remaja tersebut ke sebuah tempat atau ke sebuah pengalaman, dimana Anda merasa paling percaya diri. Ini adalah satu tahapan proses yang paling penting, bahkan sangat penting sebelum ke langkah berikutnya. Lalu, kuatkan perasaan percaya diri itu, buatlah lebih kuat, rasakan makin kuat dan makin kuat. Jadilah sebuah kekuatan yang sangat dahsyat.
  4. Setelah perasaan percaya diri Anda menjadi sangat kuat, sekarang dengan gagah berani, munculkan kembali di depan Anda, si Pacar Cinta Pertama itu.
  5. Lalu, lihatlah matanya dan sampaikan perasaan yang Anda ingin sampaikan. Bila ingin marah, lepaskan perasaan tersebut. Lepaskan seluruh perasaan yang dulu belum pernah Anda sampaikan. Apa saja… Termasuk pertanyaan yang belum pernah Anda dapatkan jawabannya. Atau, malah pernyataan yang belum pernah Anda sampaikan, sehingga Anda menyimpan perasaan menyalahkan diri sendiri. Intinya, pada bagian ini sampaikan perasaan Anda seluruhnya. Terus lepaskan dan lepaskan… Terus buang dan buang… Sampai seluruh perasaan yang tersimpan dalam diri Anda terlepaaas… Dan, Anda merasa diri Anda sangat ringan. Barulah, melanjutkan tahap selanjutnya.
  6. Minta ijin kepada pacar cinta pertama itu atau minta kepada yang menciptakannya (maksudnya Allah yang Maha Besar) agar dia “menjauh” dari benak Anda. Atau, boleh juga Anda yang meminta ijin untuk menjauh. Anda yang mengambil keputusan menjauh. Pilih yang Anda rasa pas untuk Anda.
  7. Lalu, setiap tiupan nafas yang terhembus dari mulut, ikhlaskan pacar cinta pertama menjauh dari diri Anda dan ikhlaskan semakin menjauh dan semakin menjauh. Teruslah tiup nafas Anda sampai gambaran pacar cinta pertama Anda itu sirna dari benak Anda.
  8. Jika Anda yang memilih menjauh, maka setiap tiupan nafas, tinggalkan pacar cinta pertama Anda di tempat itu dan tinggalkan dengan ikhlas. Anda yang menjauh dan menjauh sampai pacar sinta pertama Anda tidak terlihat lagi.
  9. Setelah di benak Anda plong dan kosong, maka baik sekali mengambil dan memetik sebuah hikmah dari pengalaman bersamanya. Buatlah sebuah hikmah karena memang pasti ada hikmah, paling tidak ada sebuah.
  10. Baik juga sesi ini diakhiri dengan doa, baik untuk dia yang telah menjadi “MANTAN” pacar Anda, doakan agar dia bahagia…
  11. Tarik nafas yang dalam, kembalilah ke posisi Anda saat ini. Dan, hiduplah pada saat ini…

Demikian ide ini, semoga bisa berguna. Teknik ini semakin lengkap dan sederhana karena pelajaran langsung yang saya peroleh dari Guru saya. Untuk itu, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Guru saya, Bapak Tjokorda Gde Rai dari Ubud, Bali, yang terus berbagi ide-ide terapi kepada saya, yang sebenarnya adalah terapi kehidupan. Bukan lagi terapi diri. Salam hormat dari muridmu…

Di dunia ini tidak ada yang abadi.

Namun kita sering mengabadikannya.

Pantai Kuta, 3 Nov 2009

Krishnamurti – Mindset Motivator

NB:

Teknik ini akan saya bawakan sebagai Panduan Aktif pada acara Terapi Musik di Radio Sonora 92.0 FM Jakarta pada hari Minggu, 15 November 2009 jam 22:00-24:00 yang juga direlay oleh jaringan Radio Sonora di kota2 berikut:

- Jakarta

- Pangkal Pinang

- Palembang

- Pontianak

- Bandung (Raka FM)

- Semarang

- Jogjakarta

- Solo (Ria FM)

- Surabaya

This article has 40 comments so far!

  1. bunga says —

    Menyadarkan bunga banget ya
    Dan bunga butuh utk lupa sama si mantan

  2. Rosyid Fanani says —

    Terima kasih, mas
    Semoga bermanfaat bagi orang banyak.

  3. Krishnamurti says —

    Dear Bunga,
    Kan, ini memang pesanan Bunga juga he he…. Nggak sih, abis banyak banget dlm setahun ini, yg tanya cara bgmn melupakan si “dia”…

    Semoga membantu yooo…

  4. Krishnamurti says —

    Dear Rosyid Fanani,
    Thanks atas doanya, semoga bisa berhikmah utk org banyak.

  5. andri says —

    patut dicoba.
    terkadang saya malah membicarakan dengan istri saya.
    terima kasih mas

  6. Krishnamurti says —

    Dear Andri,
    Ya, silakan coba. Semoga berhasil, krn akan sangat membantu utk fokus ke saat ini…

  7. Lim Siuk Yin says —

    Pak Kris, ternyt tips tekniknya patut dicoba. Mo tanya apkh stlh mengikuti langkah2 tips itu selesai, jk kt ktm lg ato msh keep in touch, tetap bs sdh lepaskan/ lupakan? Maksudnya spt uninstall memori gt!

  8. Krishnamurti says —

    Dear Lim Siuk Yin,

    Baik juga dicoba dulu he he… Nanti, rasanya baru inform ke sy yaaaa…

  9. Tommy Yoewono says —

    Ijin CoPas pak Krish… Terima kasih

  10. Krishnamurti says —

    DearTommy,

    silakan banget, biar makin banyak yg jatuh cinta lagi ha ha ha…

  11. Tommy Yoewono says —

    Terima kasih pak… Bagian tersulit setelah saya baca, bukan di terapinya ya pak… Tapi di “keputusannya”

  12. Krishnamurti says —

    Dear Tommy,

    Benar sekali, teknik terapinya sih mudah saja & sederhana banget. Tapi, berani mengambil keputusan utk melepaskan masa lalu. Itu yg beraaat he he…

  13. Leli Muliana says —

    Pagi mas krish….. oke bgt topik nya mohon doa dan bimbingannya… agar dapat dijalankan dlm kehidupan ini ( ga mesti cinta pertama kan ??? bisa jg untuk orang2 yg kita ga sukai atau yg menyakitkan kita kan ) tul ga mas…..thanks bgt yaaaa….

  14. Leli Muliana says —

    Pagi mas krish….. oke bgt topik nya mohon doa dan bimbingannya… agar dapat dijalankan dlm kehidupan ini ( ga mesti cinta pertama kan ??? bisa jg untuk orang2 yg kita ga sukai atau yg menyakitkan kita kan ) tul ga mas…..thanks bgt yaaaa….gbu

  15. dicky says —

    Met Pagi Bp.Krish,
    Gimana klo Sang Arjuna mendekati Sang Pujaan Hatinya nie…,trus di suruh melupakan nya.

    Ngomong2 Bp.Krish mo pdkt ama Julia Robert di Ubud Bali yach….,he3x

    salam sukses selalu
    D1Q-Arek Suroboyo

  16. Zainuddin Hasan says —

    Selamat Pagi Bang Krisnamurti
    Jumat pagi yang indah, mendung berawan di Medan

    Aku punya pengalaman seperti itu beberapa tahun yang lalu.
    Sangking kuatnya keterikatan emosi tersebut aku bisa merasakan apa yang dilakukan dengan suaminya (maaf agak vulgar) dan itu dirasakan lebih kurang lima tahun ( walau aku sudah berkeluarga ).

    Alhamdulillah setelah 5 tahun menderita ( thn 2001 )perasaan itu semua hilang atas bantuan seorang tua.
    Istilas kerennya dihipnosis secara timur…..heeeee
    Habis waktu itu belum mengenal NLP dan turunannya, baru mengenal tahun 2007……:)

    Ngomong2 energinya simas kuat sekalinya….aku dapat merasakannya sampai ke Medan……Sorry ya akau pernah test disuatu malam beberapa bulan yang lalu…..sekali lagi mohon maaf ya mas tidak ada maksud tertentu.
    Kapan kalau ke Medan Info ya mas biar bisa ketemu

    Sayang nya, jaringan radio tersebut tidak ada di Medan
    Terima kasih

    Salam, murid sejati
    Zainuddin Hasan

  17. Krishnamurti says —

    Dear Leli,
    Sy doakan agar semua memori yg lalu, bisa menjadi netral kembali rasanya. Ya, teknik di atas bisa digunakan tdk hanya utk cinta pertama… Bisa juga utk cinta ke tiga ha ha ha…

  18. Krishnamurti says —

    Dear Dicky,
    Kalo gitu, lanjuuutkan he he he…
    Oke, hanya sebuah keputusan utk me “lupa” kannya…

  19. Krishnamurti says —

    Dear Zainuddin Hasan,

    Syukurlah jika sdh lepas dg memori masa lalu tsb, sungguh snagat membebaskan.

    Sip, nanti disampaikan kalo pas ke Medan. Update aja di fesbuk sy yooo…

  20. NiceBluez says —

    Terkadang ada orang yang sangat menikmati sensasi merasakan kembali pengalaman cinta pertama itu dan tidak ingin melupakannya. Termasuk saya… hehe.. Karena kebetulan saya dapat cinta pertama dan terakhir. Btw, thanks banget, artikelnya menarik.

  21. Krishnamurti says —

    Dear NiceBluez,

    Nah, kalo ini malah gak apa2 krn akan memelihara api cinta itu sendiri…

    Biarkan api memori itu terus menyala…

  22. Zeklexz Nugroho says —

    sekedar sharing Pak Krish…

    Saya pernah mengalami hal tersebut. Setahun lalu. Ceritanya sih bukan Cinta pertama, melainkan mantan pacar yang paling berkesan.

    Setelah putus, saya konsultasi sama teman saya yang sarjana psikologi. dari konsultasi tersebut saya justru teringat terus menerus terhadap si mantan. dan saya malah ga bisa melupakan si mantan. karena teman saya terus bertanya mengenai mantan saya. penyebab kami putus dan lain-lain.

    Pada bulan Juni lalu setelah saya mengikuti training NLP Practitionernya Pak Ronny selama 7 hari. Puji Tuhan, dengan mengubah submodality hanya dalam waktu kurang dari 3 menit saya sudah bisa cekikikan sendiri mengingat wajah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan mantan saya. dan sekarang rasa itu sudah netral. tidak lagi mengganggu saya. melihat profil facebooknya pun sudah biasa saja, seperti melihat profil teman2 saya lainnya.

    pengalaman lain, saya pernah membantu kawan saya yang ingin melupakan mantan pacarnya. Saya hanya ngedit-ngedit submodalitynya saja. eh, dalam 3 menit dia udah cekikikan sendiri. saya tanya kenapa dia ketawa terus. katanya sebenarnya dia belum bisa melupakan mantannya itu. namun karena submodalitynya saya ubah jadi menggelikan, gambarannya jadi lucu.

    Begitu sharing saya. Mohon masukannya. Terima kasih.

  23. Krishnamurti says —

    Dear Nugroho,

    Ya, itu salah satu cara juga utk me”manipulasi” gambaran yg ada di depan pikiran kita.

    Teknik Submodality adalah dasar ilmu NLP… yg sangat luar biasa.

    Thanks atas sharingnya…

  24. Sari says —

    Thx Pak Krisna, saran2 anda sangat membantu melupakan mantan pacar yang barusan menikah dan ia dulu memilih meninggalkan saya setelah kami 8 tahun pacaran tanpa alasan yang jelas…thx ilmu nya bapak..

  25. Krishnamurti says —

    Dear Sari,
    Syukurlah jika demikian, sy ikut senang mendengarnya. Skrg teruslah melangkah maju ke depan, menatap masa depan yg pasti cerah…

  26. Cak Gantok says —

    Thanks Mas Krish, sebuah tips menarik yang bisa diaplikasikan bukan hanya utk melupakan kisah cinta saja khan…? Sekalian minta ijin nih, artikel2nya mas Krishnamurti sesekali saya upload di status fb trus sy kasi link ke situs ini boleh khan..? thanks before

    Salam Sukses
    Cak Gantok

  27. Krishnamurti says —

    Dear Cak Gantok,
    Silakan upload artikel2 yg dirasa bisa berguna utk org banyak. Silakan banget, tentu sy sangat senang jika ide2 sederhana ini, bisa bermanfaat utk org banyak. Monggooo…

  28. Cak Gantok says —

    Mas Krish Yth,
    matur nuwun sanget (trims berat)

  29. Harjani says —

    Thx buat sarannya yah pak..

    Kemaren waktu bapak ke Kantor saya, sebenernya kepengen nanya langsung, tapi sayang nggak sempat karena keburu di tarik pulang ama teman-2

    Yang jadi pertannyaan saya adalah:

    Saya udah berdoa minta sama Tuhan agar perasaan saya ke dia di netralkan, bahkan udah minta tolong ke dia untuk tidak mengganggu saya lagi dan melepas saya. Saya juga udah ikhlas melepas dia, terlebih saat ini dia juga udah punya pacar baru, udah saya doain biar dia juga bahagia ama pacar barunya, bahkan saya juga berdoa biar dia cepat married ama pacarnya. Tapi kenapa yah pak, kok saya nggak bisa lupa juga???

  30. Krishnamurti says —

    Dear Harjani,
    Gak perlu dilupakan, hanya perlu dinetralkan aja rasanya. Skrg coba betul2 teknik di atas, sampai kamu nyaman. Kalo perlu panduan, kamu bisa telp sy di 0816 1815 333, nanti sy pandu…

    Namun, baik sekali utk coba dulu agar kamu bisa kuasai tekniknya yaaa…

  31. anty says —

    saya g tau msti berbut ap
    saya cuma mau tau gmna saya dapet memilih dengan tepat antara orang tua saya dan pacar saya?
    keduanya adalah org yg paling berharga dalam hidup saya
    masalah yg saya hadapi adalah masalah perbedaan agama dan faktor sosial

  32. nugroho says —

    pak krishna untuk belajar bisa pada kondisi nyaman tersebut bisa dipandu lewat telpon ya,saya catat nomernya ya pak,kapan2 kalo saya telpon gak keberatan ya pak, thanks sebelumnya.

  33. Krishnamurti says —

    Dear Anty,

    Memutuskan memang jauh lebih baik, dibandingkan tdk memutuskan apa2 krn akan membuat waktu semakin panjang.

    Sharing sy bila menghadapi saat2 sulit utk memutuskan, sy akan berdiam diri, benar2 berdiam diri tanpa bicara, carilah tempat yg sendiri, berdoa & berdoa saja tanpa memohon. Biasanya akan ada jawaban yg muncul…

    Memilih sesuatu yg sesuai dg hati nurani, memanglah berat, namun seringkali membebaskan…

  34. Krishnamurti says —

    Dear Nugroho,

    Silakan saja jika ingion ngobrol & diskusi, sms dulu aja, kalo pas ada lowong sy hubungi…

    Baik juga utk coba latih dulu, agar paling tdk sdh kuasai ide dasarnya. Sukses selalu yooo

  35. Esa Maulana says —

    luar biasa mas krish, kebetulan saya sedang mencari artikel tentang melupakan mantan pacar, soalnya ada yang minta bantuan saya untuk melupakan mantan pacarnya..

    saya langsung buka buku mas krish yang share the key, ketemu tentang metode “tv jadul”, hehe..

    tapi saya akan mencoba dengan sedikit hypnosis, dan dengan metode menghapus file di komputer yang isinya kenangan tentang mantan pacarnya..bagaimana menurut mas krish??

  36. Krishnamurti says —

    Dear Esa Maulana,

    Sebenarnya dlm teknik terapi, baik saja utk gunakan beberapa ide terapi, krn siapa tahu ada yg pas utk kondisi tsb.

    Kunci terpenting dlm terapi adalah NIAT TULUS saja he he, ini yg sangat powerful.

    Selamat melayani…

  37. Melly Puspita Sari says —

    Wah..luar biasa…
    Makasih artikelnya kak…
    Menambah pencerahan untuk adik mu yang baru belajar NLP ini…
    makasih ya kak…
    Salam
    Melly Puspita Sari
    0819-9099-9899

  38. Charlie M. Sianipar says —

    Terimakasih Kang, saya share di FB, agar teman teman yang kena CLBK kembali ke dunianya.

  39. Krishnamurti says —

    Dear Melly Puspita Sari,
    Sama2, tentu sy ikut senang jika artikel ini bisa berhikmah utk kamu, juga org lain…
    Sukses selalu yooo…

  40. Krishnamurti says —

    Dear Bang Charlie M Sianipar,
    Silakan banget, semoga berguna utk teman2 di FB, juga titip salam utk mereka, salam kenal & kompak selalu…

Leave a Comment