Portal NLP ™

Membebaskan Belenggu Pikiran Dengan Neuro-Linguistic Programming

Posted by Krishnamurti On December - 14 - 2009 39 Comments

“Ampun!!! Saya mau berhenti aja. Saya nyerah deh… Saya sudah tidak tahan dengan Bos saya yang nyebelin banget, mana gaji gak naik-naik. Huh! Sebel!”

Demikian emosi seorang teman ber-bbm (Black Berry Messenger) pada saya suatu sore. Karena sedang marah dan tidak bisa menelpon, akhirnya sayapun memandu dia via tulisan chatting di bbm tadi. Hanya sekitar 5-10 menit kemudian, dia sudah tertawa-tawa kembali. Kok, bisa? Itulah ilmu NLP he he… Sama hebatnya seperti PLN, yakni sama-sama menerangi mata hati yang redup.

Anda mau mencoba ide ini?

Namun, ada syaratnya. Anda harus punya (minimal) seseorang yang Anda tidak sukai. Sepertinya saya mendengar suara dalam hati Anda yang mau mengatakan: “Saya punya banyak, tauk!”. Ha ha ha, ketahuan. Ya, umumnya kita punya beberapa koleksi orang-orang yang tidak kita sukai, yang dibenci, yang disebelin, yang membuat pusing, yang membuat mual perut ini. Hanya kita belum tahu saja cara menetralkan rasa ini. Baik, mari kita mulai. Siaaap ya…

Sumpah Tutup Mulut

Sebelum memulai latihan ini, Anda harus bersumpah dengan diri Anda sendiri. Yakni Anda tidak boleh menceritakan kepada siapapun gambaran orang yang telah Anda rubah di dalam benak Anda. Apalagi pada orang yang bersangkutksan. Sangat rahasia. Cukup untuk koleksi pribadi ya… Setuju? Kalo ya, lanjuuut…

Tahap Persiapan:

Tarik nafas dulu yang dalam, agar siap untuk mual lagi sejenak, sebelum menjadi netral. Lalu, hembuskan melalui mulut sebanyak-banyaknya. Lakukan beberapa kali sampai terasa lebih nyaman…

Sekarang pejamkan mata. Lalu, bacalah kalimat berikut ini dengan mata terpejam. Ha ha ha… kok, nurut aja. Ya, gak mungkinlah. Gimana dong, memandunya? Gunakan Handphone atau alat perekam digital lainnya, untuk merekam dulu panduan berikut ini. Bacalah kalimat berikut ini dengan kecepatan 1/3 lebih lambat dari kecepatan rata-rata bicara Anda.

Namun, jika Anda bisa melakukan panduan ini dengan mata terbuka, ya baik sekali. Silakan saja…

Jadilah Mister Bean

Saya sangat yakin akan sangat sulit untuk membayangkan Mister Bean berada di depan Anda. Sulit sekali bukan, membayangkan di depan Anda terjatuh dari langit seorang yang sangat cerdik, lihat, pintar, pandai namun sangat lucu, yakni Mister Bean yang matanya besar, hidungnya sangat mancung, tersenyum sangat lebar dan idenya sangat nakaaal…

Sedemikian sulitnya, sehingga Anda sekarang malah tersenyum-senyum melihat Mister Bean di depan Anda dan siap Anda sedot, siap di hisap masuk ke dalam diri Anda dalam hitungan satu tarikan nafas. Satu… Dua… Tiga… Sedot si Mister Bean bersamaan Anda menarik nafas dan “Boom” Andapun menjadi Mister Bean yang tersenyum lebar, senyuman nakal seorang bocah cerdik… Nikmati sejenak menjadi Mister Bean sampai terasa “gila”-nya. Baru lanjutkan ke tahapan berikutnya.

Panduan Mister Bean-pun dimulai…

  1. Bayangkan “Bos Nyebelin” atau orang lain yang tidak Anda sukai, atau seseorang yang ingin Anda “lupakan” berdiri setengah jongkok di depan Anda. Agar dia bisa berdiri stabil, rubah bentuk kakinya seperti kaki bebek yang lebaaar ha ha ha… Bisa nggak? Kalo bisa, buat makin lebar dan makin lebar, biar berdirinya stabil. Harus bisa yooo, wong kita sedang main dengan pikiran kita sendiri, kok!
  2. Nah, kita mulai dari atas. Mari kita menjadi tukang cukur rambut. Kira-kira rambutnya mau diapain? Dibuat gondrong, dibuat botak, dibuat pitak ha ha ha… atau disisakan sepotong rambut berbentuk pulau Kalimantan ha ha ha? Lakukan sekarang juga. Baru dilanjutkan ke tahap berikut ini…
  3. Sekarang, mari jadi tukang rias. Kulit mukanya mau diganti warna apa? Jadi berwarna albino? Jadi berwarna hitam pekat? Atau berwarna hijau ular keket ha ha ha… Lakukanlah sekarang juga! Bisa, kan? Baru lanjut lagi…
  4. Yok, wajahnya kita beri cat warna-warni. Gimana kalo di-cat warna bendera negara tertentu? Seru, kali ya… Silakan di-cat semau Anda, terus kupingnya di cat warna pink hi hi hi, kayak lagi ngerayain hari Valentine. Lalu, boleh juga ya bulu di kupingnya ditarik dan terus ditarik sampai jadi panjangnya 2 meter ha ha ha… Lalu, cat warnya jadi warna uban… Lakukan sekarang! Bisa, kan? Baru lanjut lagi…
  5. Matanya dibuat bulat jengkol, kali ya? Atau sipit hanya garis-garis hi hi hi… Atau, dibuat hitam semua ya tapi sereeem. Ehm, putih semua, gimana? Silakan diatur. Hidungnya mau dimancungkan atau dibuat rata ha ha ha… Lalu, bulu hidungnya dibuat sangat panjang panjang kayak kumis dan jenggot he he… Di-bonding, keren kali ya? Atau, diwarnai warna putih metalik? Ayo, dibuat gila sedikit he he…
  6. Nah, Anda pasti sudah punya ide untuk meramu mulutnya ya…? Bibirnya mau dibuat dower, kan? Giginya mau diwarnai kuning duren, kan? Juga, mau dibayangkan giginya panjaaang dan besaaar, item-item hiii sereeem…
  7. Oke, bajunya mau dipakaikan baju tidur piamanya Mister Bean yang garis-garis atau yang model jerami, jadi bisa kelihatan “itu”-nya ha ha ha… Apa tuh? Ya, nggak tahu. Karena itu imajinasi Anda…
  8. Nah, sekarang Anda boleh menambahkan dia berlari-lari atau mondar-mandir di catwalk seperti seorang foto model atau suster ngesot he he…
  9. Silakan terus bermain-main dengan pikiran Anda, sebebas mungkin, seliar mungkin, segila mungkin, selucu mungkin…. Yang perlu diingat adalah ini hanya untuk bermain dengan pikiran Anda sepikiran Anda, bukan untuk menceritakannya ke orang lain. Kunci yang terpenting setelah bermain dengan pikiran Anda, adalah memetik…

Hikmah

Rasakan perasaan Anda sekarang. Apakah makin nyaman, apakah lebih nyaman, apakah lebih enak? Semoga demikian. Lalu, yang terpenting adalah pada saat emosi dalam diri kita sudah netral lagi, kita secepatnya memetik butir-butir hikmah dari kejadian yang telah kita alami dengan orang tersebut.

Heninglah sejenak, putarlah kembali pengalaman bersama orang tersebut. Amati, amati dan amati. Pasti ada sebutir hikmah yang bisa diambil. Pasti ada… Dan, ambillah. Simpanlah dalam hati. Agar terjadi perubahan yang lebih baik dalam diri ini.

Kadang pundak kita menjadi lebih kuat saat ada tekanan. Kadang, hambatan membuat diri ini menjadi lebih kreatif. Kadang, suara kasar melatih hati menjadi lebih sabar. Kadang, makian membangunkan diri yang tertidur. Kadang, didiamkan membuat kita sadar ada kekeliruan dalam diri… Tinggalkan masalahnya, hanya petiklah hikmahnya.

Kekuatiran saya

Nah, persoalannya sekarang. Bagaimana jika Bos Anda juga baca artikel ini. Dia pasti tahu perubahan wajah Anda, yang sebelumnya tertekuk sebel, kok sekarang tiba-tiba jadi senyum-senyum sendiri…

Semoga Bos Anda menyapa: “Baca artikel Mister Bean niih yeee…”. He he he rasain, elo! Saya gak mau bertanggung jawab, aaah… Akhir kata, saya ingin menyampaikan sponsor berikut ini:

Adalah hak Bos Anda untuk marah-marah

Adalah hak Bos Anda untuk nyebelin…

Namun,

Adalah hak Anda juga untuk bekerja dengan baik.

Adalah hak Anda juga untuk memberikan yang terbaik.

Adalah hak Anda juga untuk memaafkannya.

Adalah hak Anda juga untuk tetap mencintainya.

Penerbangan Jakarta menuju Padang, Selasa pagi 24 November 2009.

Krishnamurti

Categories: NLP & Motivasi

39 Responses

  1. Nova says:

    Pak Krishna…. my God it works for me perfectly!
    makasih banget ah pak, kok tau aja kalo pagi ini saya lagi ‘emosi jiwa’ walaupun bukan sama boss, tapi memang ada orang2 di sekitar tempat kerja yang ‘mengganggu’ banget
    I feel much better now, thank u again..:)

  2. Irwan Yuliusmawan says:

    NLP Membumi Pak, terima kasih

  3. Boni Himawan says:

    Waah cocok banget NLPnya, saya merasa enteng sekarang. Bisa jadi inspirasi buat bantuin orang lain yg lagi jutek, (tetep jaga rahasia),Terima kasih. Good Bless You.

  4. Mastono says:

    Salut mas Krisna,

    Ramuan sederhana ini saya rasa akan membantu banyak orang yang mempunyai permasalahan yang sama.

    Semoga tidak lelah untuk membantu yg memerlukan

  5. Krishnamurti says:

    Dear Nova,
    Syukurlah jika demikian, skrg bisa jadi wakakakak ha ha ha…Sy ikut senang mendengar manfaat yg kamu dapatkan, mohon dibagikan ke teman2 semua yooo…

  6. Krishnamurti says:

    Dear Irwan Yuliusmawan,
    Kan, memang begitulah tujuan NLP dibuat, agar bisa dipake di bumi he he he…

    Krn kalo sdh diawan, kan yg makainya para Dewa ha ha ha ha….

    Salam sukses selalu yaoooo

  7. Krishnamurti says:

    Dear Boni Himawan,
    Syukurlah jika bisa buat enteng, skrg siap terbang deh he he he… Monggo dibagi2kan…

  8. Krishnamurti says:

    Dear Mas Matono he he…
    Biasalah hobi sy menyederhanakan yg sederhana, sampai sesederhana mungkin ha ha ha…

    Thanks doanya, selama msh ada nafas, sy akan terus melayani & melayani.

  9. Bang Lubis says:

    Subhanallah…pak Krisna…kesekian kalinya tips dari bapak sangat memukau dan efektif… semoga Allah memberkahi semua ilmu yang ada pada Bapak…dan semoga ada kesempatan saya bertemu dengan Bapak karena saya ingin sekali belajar pada Bapak… sukses selalu pak Krisnamurti… :)

  10. Krishnamurti says:

    Dear Bang Lubis,
    Ini hanyalah ide sederhana aja, pengembangan dr teknik Submodality, jadi bukan ide baru. Hanya diaplikasikan saja. Semoga berguna yooo….

  11. Bambang says:

    hehehe…ternyata metode ini berhasil, kalo kita mau terus maju harus berani untuk melakukan yang terbaik buat diri kita
    Maju terus mas…sesuai motto nya “Jadikan Indonesia Lebih Baik ” :-)

  12. Krishnamurti says:

    Dear Bambang,
    Ya, metode ini sederhana saja & memang efektif krn sdh diteliti oleh pencipta NLP Bandler & Grinder, sbg fungsi Submodality manusia.

    Mari, Jadikan Indonesia Lebih Baik…

  13. Lili says:

    Mas Krish, tq bgt. He..he… tau aja qta lg bete, hebat yah sbenernya simpel skali tp sgt sgt membantu. Pasti sy sharingkan ke teman2. Gbu

  14. Krishnamurti says:

    Dear Lili,
    Ya, memang sangat simple namun sangat efetif, bahkan powerful. Inilah kehebatan Submodality dlm NLP.

    Silakan di-share ke teman2 semua, semoga sangat berguna & salam utk teman2mu yoooo

  15. Martha Haenry Agt says:

    Boleh juga tipsnya, masalahnya bukan tidak ada org disekitar yg paling di sebeli apa lagi Bos,setiap ada org dekat yg membuat sebel,sy berusaha membalikkan secepatnya bahwa hal itu tdk masalah.mungkin kadar sabar dan pengendalian emosi sy yg ckp kuat mk tdk terlalu risau dg org2 yg menyebalkan.
    Hanya saat2 tertentu saja sy bereaksi marah dg. Bercanda misalnya saat berkendara ada pengemudi lain yg tdk tertib menyalip, nyelonong dlsb, sy kadang menggebrak dashboard,membuat penumpang di dlm kaget, namun setelahnya tertawa..wajarkah..?

  16. cici says:

    Thx pak krish TOP BGT deh, emang bos yg ngeselin hrs digituin hehehee

  17. Krishnamurti says:

    Dear Martha Haenry Agt,
    Nah, kalo yg itu sdh tidak wajar ha ha ha… Tentu boleh saja, gunakan ide2 yg bisa menetralkan suasana hati secepat mungkin. Makin cepat di netral-kan, makin baik.

  18. Krishnamurti says:

    Dear Cici,
    Ya, hajar aja he he… Spt kalimat terakhir dlm artikel ini, kita tdk bisa merubah cara pikir org lain, tp kita bisa merubah cara pikir kita. Tetap cintailah dia he he…

  19. fahmy says:

    Wow mantab..!
    Thanks 4 share ya pak Kris
    ini baru dahsyat hehehe
    Salam kebahagiaan..

  20. Krishnamurti says:

    Dear Fahmy,
    Salam kebahagiaan juga utk Anda, ini hanyalah ide sederhana saja. Syukurlah jika bisa berguna ya… Silakan dibagi ke teman2 lainnya.

  21. eka pujiasih says:

    Ha ha ha…thks ya pa,tips yg sederhana tp manjur luar biasa

  22. Krishnamurti says:

    Dear Eka Pujiasih,
    Itulah NLP. harusnya membuat masalah manusia jadi sederhana & lucu he he… Salam sukses selalu utk kamu ya…

  23. Floren says:

    Dear P’ KRISHNA,

    Makasih ya buat sharing ilmunya. Benar-benar membantu melegakan hati. Pas banget hari ini Floren buat keputusan besar untuk tinggalin orang yang g benar itu. Dan thanks GOD, Bapak dikirim TUHAN untuk membantu saya merelakannya pergi. GBU, P’ KRISHNA. Terus berkarya hanya untuk hormat dan kemuliaanNYA.

  24. Krishnamurti says:

    Dear Floren,
    Ya, semua sdh ada yg mengatur. Ide inipun bukanlah hal yg baru, sy hanya membuatnya jadi sederhana saja. Teruslah berkarya & berkarya yooo…

  25. linda hevira says:

    pak Krisna emang selalu punya ide..kreatif…dalam menghipnotis diri sendiri…he..he..

  26. farda says:

    Pak Krishna, saya pernah menggunakan cara ini utk anak-anak sekolah yang lagi benci sama gurunya, hasilnya mereka tertawa ngakak sebelum teknik ini selesai, jangankan sampai nomer 9, paling banter sampai no 3 sudah tertawa ngakak, maksud saya biar mereka tidak membenci gurunya sehingga pelajaran gampang masuknya ke otak, sayang kalo hanya karena faktor guru ilmu yg berharga justru tidak disukai.
    Tapi saya sendiri kadang merasa gak enak sendiri dengan teknik ini, pada tahap selanjutnya saya suruh untuk membayangkan bahwa guru tersebut juga seorang ayah yang bisa jadi di rumahnya baru saja marah-marah sama istrinya atau dibuat jengkel sama anaknya, jadi coba lihat betapa kasihannya dia harus mengalami kondisi marah dan harus tetap ngajar di depan kelas. Saya berharap bisa mengikuti jejak Pak Krishna, sekalian minta izin artikel Pak Krishna akan saya masukkan ke dalam calon buku saya, sebagai inspirasi maupun utuh atau saya otak-atik lagi. semoga selalu diberi kesehatan dan kelapangan dalam berbagi di bumi tercinta ini…

  27. Krishnamurti says:

    Dear Linda Hevira,
    Memang sy sangat tertarik dg ide2 Self Hypno, krn dg menguasai teknik olah diri, maka org tdk tergantung dg org lain. Merekapun bertumbuh…

  28. Krishnamurti says:

    Dear Farda,
    Ya, ide ini bisa digunakan juga utk anak2 & sangat efektif, paling diinform dulu aja agar “Rahasia” he he…

    Krn artikel ini akan sy masukkan sbg bgn buku Share The Key ke 2, maka silakan dijadikan referensi di buku Anda, cukup tulis nama artikel, pengarang & sumbernya.

    Sukses utk bukunya yooo…

  29. farda says:

    Pak Krishna,
    Saya baru nyoba apa yang Bapak tulis untuk dicoba di depan peserta pelatihan koordinasi security tapi pesertanya malah ngantuk dan terlihat tdk konsentrasi. Apa teknik ini mengharuskan peserta dalam kondisi fresh ya Pak?
    atau para pesertanya yang segan sama pimpinan yang hadir diajang pelatihan? atau mereka tidak punya rasa benci lagi ya?
    Smoga di kesempatan lain bisa mencobanya lagi dengan lebih baik, mohon masukannya

  30. herimansjah says:

    pak krish… apa yang bpk ketahui soal aktivasi otak tengah untuk anak anak.. maaf pertanyaannya oot ( out of topic ), kalau bisa lewat japri juga nggak apa apa…
    kapan kita bisa kumpul kumpul lagi seperti dulu..?? thx before.

  31. dwi sukmo says:

    Pak krishna .terima kasih telah membagi ilmu ini ..mohon ijin untuk membagi kepada teman yang lain. salam hangat

    Dwi Sukmo

  32. Krishnamurti says:

    Dear Dwi Sukmo,
    Thanks atas doanya, silakan dibagi2 ke teman lainnya…

  33. Krishnamurti says:

    Dear Farda,
    Bisa macam2 situasinya, cek aja dulu situasinya dg lakukan kalibrasi berbagai ide, dr respon yg masuk akan ketahuan apa yg sdg terjadi di pikiran peserta. Lalu, gunakan strategi yg tepat…

  34. Krishnamurti says:

    Dear Herimansjah,
    Sy belum tahu banyak ttg hal tsb, nanti kalo sdh dpt info, sy pasti sharingkan.

    Yok, atur waktu kita ngumpul2 kayak dulu, atau kangen nge-band lagi he he…

  35. Hasnah Hanifah says:

    Pak Krishna, jadi inget bukunya Harry Potter 3, sewaktu dia diajari untuk mengubah sesuatu yang menakutkan menjadi hal yang lucu…..
    Saya jadi berpikir, ternyata buku fiksi juga bisa jadi inspirasi di kehidupan nyata ya….:-)

  36. Krishnamurti says:

    Dear Hasnah Hanifah,
    Ya, ini salah satu teknik cepat & mudah, dlm NLP disebutnya Submodality. Praktis sekali…

  37. hade says:

    Wah asik juga…, pas lagi sebel sama bos nih

  38. Mas Krish..luar biasa dahsyatnya…dengan membaca satu kali saja…sudah trance seperti Mr Bean

  39. suci purnama says:

    pak krisna..ketika saya benci atau marah dg org ga perlu pake metode mr.bean,saya hanya mencoba memahami kenapa dia marah,dia manusia,setiap prilakunya bisa d mengerti juga itu sudah cukup membuat marah saya ilang

Leave a Reply