Author Archive

Posted by Abdul Aziez On May - 8 - 2009 7 Comments

”Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli (kesibukan pekerjaan)” Ada fenomena menarik saat melaksanakan ibadah Sholat Jumat, terutama adalah saat mendengarkan 2 Khutbah menjelang pelaksanaan 2 rakaat Sholat. Yaitu fenomena terkantuk-kantuk bahkan sampai tertidur lelap (baca: mendengkur). Sampai-sampai ada ungkapan bahwa terapi Insomnia terbaik adalah saat mendengarkan Khutbah Jumat. Fenomena yang kedua adalah meskipun berada di dalam Masjid dan mendengarkan khutbah, namun pikiran kita teraktivasi untuk memikirkan hal-hal di luar materi khutbah. Karena mendengarkan Khutbah Jumat adalah bagian dari Ibadah Sholat Jumat, idealnya saat itu kita sudah berada  [ Read More ]

Posted by Abdul Aziez On May - 6 - 2009 10 Comments

Practical Spiritual NLP State Sholat dan Gelombang Otak Belum lama berselang, pada sebuah sesi kajian di Masjid Asy-Syakirin Kuala Lumpur, seorang jamaah bertanya,”Ustadz, saya merasa belum bisa secara maksimal memperoleh manfaat dari Sholat. Saya pikir itu karena saya belum bisa benar-benar khusyu’ saat menjalankan Sholat. Bagaimana caranya memprogram pikiran kita agar bisa melaksanakan Sholat dengan khusyu’?” Sesungguhnya melaksanakan Sholat itu berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ Mari kita mulai dengan bertanya pada diri sendiri, saat akan melaksanakan Sholat, apakah kita merasa berat? Jika jawabnya ”ya”, maka saat itu kita memang jauh dari khusyu’ karena kita merasa berat melakukannya. Jika jawabnya  [ Read More ]

Posted by Abdul Aziez On April - 23 - 2007 15 Comments

Bisa jadi terdengar aneh. Bagaimana mungkin seseorang yang tidur dapat mengoptimalkan kerja pikirannya? Bukankah selama ini yang kita pahami aktivitas (kalau boleh disebut sebagai aktivitas) tidur adalah sarana untuk beristirahat? Kesempatan untuk mengendurkan otot-otot yang tegang, melepaskan semua beban pikiran, dan menikmati keheningan yang nyaman. Itu pun tidak salah. Karena saat tidur gelombang otak melambat sehingga temperatur di sekitar otak menurun dan secara fisik dapat dinikmati sebagai rasa yang ringan dan nyaman. Di sisi lain, bilamana kita memiliki satu atau beberapa issue (permasalahan) yang harus dianalisa, pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab, persoalan-persoalan yang

Posted by Abdul Aziez On March - 6 - 2007 6 Comments

Segala sesuatu pasti memiliki awal. Awal yang baik akan membawa proses yang baik dan mencapai hasil yang baik pula. Hal ini sangat saya yakini, dan saya percaya bahwa keyakinan ini bermanfaat. Dalam NLP hal-hal semacam ini diistilahkan dengan presupposition. Keyakinan saya tentang awal yang baik tadi, membawa saya pada kebiasaan untuk membantu orang-orang di sekitar saya -istri dan anak-anak saya- untuk mengawali harinya dengan baik. Caranya? Sederhana saja. Ketika membangunkan mereka dari tidurnya di pagi hari, lakukan dengan penuh kelembutan dan sentuhan cinta. Karena perasaan apa yang mereka rasakan pertama kali saat mengawali hari ini, Insya Allah, akan mewarnai perasaan  [ Read More ]

Posted by Abdul Aziez On February - 27 - 2007 1 Comment

Dua tahun yang lalu, anak pertama saya sangat cemburu bila melihat teman-teman sebayanya (bahkan yang lebih muda darinya) bisa lalu lalang naik sepeda roda dua. Untuk ukuran anak kelas 2 SD (berusia hampir 8 tahun) memang agak terlambat kalau belum bisa naik sepeda roda dua dengan lancar. Sudah sering dia mencoba sendiri maupun dengan diajari oleh ibunya, namun kelihatannya sulit baginya untuk mencapai keseimbangan. Sehingga kalau mencoba sendiri, pada kayuhan pertama posisi sepedanya sudah miring dan kemudian terjatuh. Begitu juga saat sambil dipegangi oleh ibunya, kelihatannya sudah seimbang, tapi begitu ibunya melepaskan pegangannya dari sepeda, langsung oleng dan jatuh. Lama-lama  [ Read More ]

Posted by Abdul Aziez On February - 22 - 2007 7 Comments

Pada waktu masih sekolah di SMP dan SMA dulu, entah karena cara belajar saya yang keliru atau memang metode pengajarannya yang kurang pas, seringkali saya dihadapkan pada situasi harus menghafalkan sekian banyak materi ajaran dalam waktu singkat, taruh kata semalam, karena keesokan harinya harus berhadapan dengan soal-soal yang harus dijawab dengan hafalan tersebut. Biasanya situasi seperti ini terjadi saat ujian, baik tes formatif , tes sub sumatif maupun tes sumatif (mungkin dalam sistem pendidikan nasional saat ini terminologi seperti itu sudah tidak digunakan lagi). Seusia itu saya belum begitu tertarik mempelajari pola kerja otak, apalagi mendalapami NLP atau pendekatan mind  [ Read More ]