Makan Cepat Kerja Cepat Kumpul makan malam bersama seluruh anggota keluarga, merupakan momen paling penting menyambut Imlek, bahkan sebuah keharusan. Banyak kenangan yg masih terpatri dengan sangat kuat di benak saya, salah satunya cara makan Engkong saya yang sangat cepat.
Author Archive
Pagi ini mandi bersihin belek, siang bersihin rumah biar rejeki melek, nanti malam makan-makan rayakan Imlek. Minum deh glek glek glek..(Status FB saya pada tgl 22 Januari 2012) Lama sekali saya tidak merasakan suasana Imlek yang pernah saya alami saat masih kecil. Maka, Imlek kali ini ada keinginan untuk menggali kembali makna apa saja yang termuat, pesan apa yang tersirat, nilai apa yang terlihat agar masih bisa dihikmahkan dalam hidup moderen ini, dimana dupa hio sudah berganti dengan Aromatherapy Electric karena para Dewapun sudah Go Green hehehe…
Tingkatkan kemampuan Anda pada sebuah kemampuan yang bisa Anda kendalikan. (Krishnamurti Words) Idealnya semua pihak saling menghargai, saling menghormati, saling menolong satu sama lain. Namun, di jaman tekno edan ini dimana anak kampungpun dengan mudah membuka situs porno walau sudah di-blokir oleh Pemerintah, membuat sopan santun hidup di ruang terbukapun menjadi asal terabas. Di Jakarta, mudah saja menemukan cewek berlenggak lenggok di Mal, berpakaian tertutup dari kepala sampai ujung kaki. Nah, yang membuat mata jadi terang adalah baju kaus dan celana panjang kaus yang melekat di tubuhnya sangat ketat, sehingga terpamer jelas lekuk tubuh yang belum tentu seksi ha ha [ Read More ]
(Artikel ini saya tulis saat jadi relawan Gempa Jogja & Jateng sebagai Panduan Praktis & Sederhana Terapi Psikis / Mental para korban, Jogjakarta, 2 Juni 2006. Artikel ini saya posting karena banyak pertanyaan tentang terapi-terapi yang kami lakukan. Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa saya bukanlah seorang terapis. Kegiatan utama saya tetaplah Mindset Motivator. Semoga ide-ide berikut ini masih bisa berguna juga untuk kejadian “batuknya” Gunung Merapi)
Gendam itu Hipnotis! Banyak pendapat Pakar Hipnotis yang menurut saya bukan seorang pakar ha ha ha… Karena tidak pernah belajar Gendam, tapi bicara soal gendam. Aneh, bukan? Menilai sesuatu yang tidak pernah dilakoni… Setelah saya belajar ke salah satu Guru yang menguasai teknik Gendam di Garut, guna menangkal kejahatan Gendam sekitar 3 tahun lalu, saya kaget sekali ternyata Gendam adalah proses Hipnotis biasa saja. Ada teknik NLP yang digunakan, ada teknik visualisasi dan teknik lainnya, yang akan saya jelaskan kemudian.
“NLP tuh ilmu Monyet”, kata John Grinder. Sebagai seorang penerap ilmu NLP yang telah saya tekuni selama 6-7 tahun ini, saya TIDAK PERNAH tertarik untuk mengajarkan NLP. Sejak belajar NLP, saya sangat tertarik dengan ilmu memodel yang menjadi dasar ilmu NLP. Di benak saya saat itu, bila saya hanya mengajarkan produk NLP ke orang banyak, kapan majunya bangsa ini? Kan, tidak mungkin saya membuat kelas NLP Praktisioner di depan 1.000 orang? Tetapi, saya bisa membangkitkan kesadaran kehidupan 1.000 orang dengan teknik NLP. Nah, 2 cara pandang yang berbeda sekali, bukan?
Getarkan lubukmu. Layangkan cintamu. Lembutkan nafasmu. Biarkan api hatimu menyala ungu. Biarkan bergerak hangat. Biarkan bergerak halus. Biarkan bergerak tanpa arah. Agar sang Sufi menari di lentikmu. Menyatu… Menyatu dengan alam. Menyatu dengan semesta. Biarkan apimu menaik gemulai. Perlahan… dan bergelora akbar…



















